BPKP Malut Lakukan Survey Pendahuluan untuk Optimalisasi Proyek KEK Morotai

.

MOROTAI - Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara pada pekan lalu telah melakukan survey pendahuluan dalam rangka pengawasan terhadap proyek Kawasan Ekonomi Khusus Morotai.

Lokasi proyek yang berada di Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai rencanaya akan membutuhkan lahan sekitar 1.101,76 ha. KEK Morotai telah ditetapkan menjadi kawasan khusus sejak tahun 2014 dan dalam pengembangannya sebagai zona Kawasan Ekonomi Khusus, ditujukan untuk industri perikanan dan pariwisata yang terbagi menjadi empat zona, yaitu Pengolahan Ekspor, Logistik, Indusktri dan Pariwisata.

Pengawasan yang dilakukan berfokus kepada identifikasi permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh PT Jababeka Morotai sebagai Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola sehingga dapat dihasilkan simpulan dan rekomendasi untuk optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus Morotai.

Perwakilan PT Jababeka Morotai dan perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Morotai, masing-masing mengungkapkan progres pengembangan KEK Morotai dan permasalahan yang dihadapi, baik dalam hal pembebasan lahan, fasilitas umum dan minimnya minat investasi terutama di tengah pandemi Covid-19. Nantinya, hasil survey pendahuluan digunakan sebagai dasar dalam melakukan pengawasan selanjutnya.

(Kominfo BPKP Malut/Rony)