Auditor APIP ikuti Diklat Pembentukan Auditor Ahli Pertama

.

MAKASSAR (7/4) - Peningkatan kompetensi auditor merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan. Melalui berbagai program pelatihan, para auditor diharapkan dapat mengembangkan potensi diri, bekerja secara profesional, dan berkompenten.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan Arman Sahri Harahap membuka Diklat Pembentukan Auditor Ahli Pertama di Lingkungan APIP secara jarak jauh. Pembelajaran diklat diikuti oleh 32 peserta di lingkungan APIP di seluruh Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2008, peran APIP terdiri dari memberikan keyakinan bagi pemangku kepentingan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi instansi telah taat aturan dan terlaksana secara efektif dan efisien, anti-corruption activities, sebagai peringatan dini dan meningkatkan efektifitas manajemen risiko dalam pelaksanan tugas dan fungsi. Kegiatan konsultasi, yaitu memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola. Seorang auditor professional memiliki kompetensi yang tersertifikasi, memenuhi standar kode etik dan standar audit, melaporkan hasil penugasan sesuai kebutuhan stakeholder dan melaksanakan tugas secara independen dan obyektif.

Arman Sahri Harahap menyampaikan peserta diharapkan dapat mengikuti diklat secara maksimal walaupun melalui metode jarak jauh. Ia juga menyampaikan penyelenggara diklat dapat membuat sistem di mana kehadiran dan partisipasi peserta dalam mengikuti diklat dapat terukur dengan baik. Penilaiannya dapat dilakukan dengan memberikan tugas tambahan, misalnya dengan membuat jurnal. Ini untuk memberikan gambaran lebih lanjut tentang apa yang telah peserta pelajari selama mengikuti kegiatan diklat. Diklat Pembentukan Auditor Ahli Pertama dilaksanakan mulai 7 April sampai dengan 23 April 2021.

(Kominfo BPKP Sulsel/ Dew)