BPKP Bali Dampingi Pengelolaan Manajemen Risiko Kota Denpasar

.

BALI (31/3) - Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Muhammad Masykur didampingi oleh Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintahan Daerah Adrian Puspawijaya melakukan kunjungan kerja ke Walikota Denpasar yang baru dilantik dan dan diterima Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, didampingi Plt. Inspektur Kota Putu Naning Djayaningsih, Kepala Bappeda, dan pejabat BPKAD.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Masykur menyampaikan pentingnya peran inspektorat daerah yang menjalankan fungsi sebagai controlling dan early warning system bagi pemda, sehingga perlu diperkuat khususnya dari sisi sumber daya manusianya.

Kerja sama yang telah dilakukan dengan Inspektorat Kota Denpasar berupa pengawasan vaksinasi, monitoring penyerapan anggaran/PBJ, pendampingan peningkatan kapabilitas APIP Level 3, pelatihan aplikasi Siswaskeudes yang merupakan alat bantu bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) malakukan penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa secara digital, serta peningkatan kompetensi Inspektur melalui diklat CGCAE (Certification of Government Chief Audit Executive).

“Terkait pengelolaan keuangan daerah yang baik termasuk pengendalian transaksi dan informasi, menggunakan sistem informasi keuangan dan kinerja perlu menggunakan aplikasi SIMDA sebagai mirroring aplikasi SIPD," ujar Muhammad Masykur.

Pada kesempatan tersebut, Masykur memuji prestasi Pemkot Denpasar sukses meningkatkan nilai Monitoring Centre For Prevention (MCP) di tahun 2020 dengan nilai skor 91,30%.

“Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya hingga masuk 3 besar peringkat Nasional, “ puji Muhammad Masykur.

Wali Kota Denpasar menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan bantuan yang telah diberikan BPKP. Tingkat capaian MCP yang di raih Kota Denpasar merupakan wujud komitmen yang kuat dari seluruh jajaran pemerintah di Kota Denpasar untuk melakukan pencegahan korupsi.

Pada kesempatan tersebut IGN Jaya Negara mengharapkan agar selalu didampingi dalam penerapan SPIP dan Pengelolaan Manajemen Risiko Pemda agar pengelolaan pembangunan dan keuangan Kota Denpasar semakin akuntabel.

 

(BPKP Bali/APW/RST)