BPKP Serahkan Penghargaan Maturitas SPIP Level 3 Pemkab Aceh Tamiang

.

ACEH TAMIANG (30/11) - Bertempat di Aula Wakil Bupati Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh Indra Khaira Jaya menyerahkan piagam penghargaan Maturitas SPIP Level 3 dan laporan hasil QA kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, yang diwakili oleh T. Insyafuddin selaku Wakil Bupati Aceh Tamiang.

Acara dibuka oleh Inspektur Aceh Tamiang Asra dan turut dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Tamiang Rianto Waris dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Yusriati.

BPKP mengemban amanah untuk mengawal dan mendampingi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk mencapai good governance dan clean government. Pendampingan yang dilakukan BPKP bertujuan juga untuk memaksimalkan capaian kinerja di Kabupaten Aceh Taming agar tidak tersandung dengan masalah hukum.

Indra Khaira dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada tiga pilar penting dalam keberlangsungan suatu daerah yang perlu dioptimalkan, yaitu Maturitas SPIP, Kapabilitas APIP, dan pemetaan serta mitigasi risiko pencapaian tujuan strategis Kabupaten Aceh Tamiang

“Keadaan saat ini, pengendalian PBJ kita lemah, setiap ada audit fraud sangat gamblang pengungkapan pelanggaran hukumnya,” kata Indra. “Selain itu, kendala yang cukup terasa, yaitu jumlah tenaga auditor di Inspektorat masih terbatas dan kompetensinya masih perlu ditingkatkan,” sambungnya.

Menanggapi arahan dari Kepala Perwakilan BPKP Aceh T. Insyafuddin mengucapkan terima kasih atas diterimanya penghargaan Maturitas SPIP Level 3 (terdefenisi). Penghargaan ini sebagai hasil nyata atas perbaikan-perbaikan yang terus dilakukan oleh Kabupaten Aceh Tamiang dalam membangun infrastruktur dan implementasi SPIP. Insyafuddin berharap kedepan BPKP bersedia memberikan dukungan atas kapabilitas APIP agar dapat mencapai kapabilitas level 3 juga.

“Upaya selama ini belum cukup, maka dari itu, Pemkab Aceh Tamiang akan terus berkalaborasi dengan BPKP untuk mewujudkan hal tersebut melalui MoU atau PKS”. Insyafuddin berpesan untuk BPKP agar terus membuka ruang komunikasi, asistensi dibidang keuangan, pembangunan dan kapasitas SDM untuk mewujudkan visi dan misi Aceh Tamiang dalam mensejahterakan rakyat.

 

(Kominfo Perwakilan BPKP Aceh)