BPKP Kaltara Ikuti FGD Participating Interest 10% dengan SKK Migas

TARAKAN – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan 2020 International Convention of Indonesian Upstream Oil & Gas, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mengadakan kegiatan pre-event, salah satunya FGD Participating Interest (PI) 10% yang bertemakan “Tantangan dan Peluang Pelaksanaan PI 10% untuk Mendukung Kelancaran Operasi dan Target 1 Juta Barrel Oil Per Day (BOPD) di Tahun 2030” secara daring.

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan, serta sharing pengalaman dan mendapatkan masukan mengenai PI 10% sesuai Peraturan MESDM No. 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10% (Sepuluh Persen) pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

Sehubungan dengan hal itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara Rusdy Sofyan turut mengikuti kegiatan FGD Participating Interest (PI) 10% secara daring di ruang rapat kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (18/11).

Acara tersebut dilaksanakan dengan dua sesi dengan sesi pertama, yakni mengenai tinjauan hukum/aturan dan sesi kedua mengenai implementasi peraturan.

Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Mustafid Gunawan mengatakan hak atas PI 10% untuk daerah ini juga disertai dengan sejumlah persyaratan. Sebagaimana diketahui, industri hulu migas telah menetapkan visi bersama, yaitu untuk mewujudkan target pencapaian produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) di tahun 2030.

 

(Kominfo BPKP Kaltara)