Bersatu dan Bangkit Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

.

JAKARTA (28/10) - Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengikuti perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-92 dari ruang kerjanya di Kantor BPKP, Jakarta Timur. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI)  terus mengajak anak muda Indonesia untuk bersatu dan bangkit menghadapi Pandemi Covid-19.

Membangkitkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 saat ini menjadi konsentrasi penuh pemerintah sekarang. Pemerintah berupaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan penguatan daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini ditegaskan Presiden RI Joko Widodo saat menyampaikan arahannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Nasional Tahun 2020, di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo tersebut, Kemenpora RI dibawah langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Zainudin Amali mengajak seluruh jajaran di kementeriannya untuk mendukung program tersebut. Menpora RI menjelaskan, peran pemuda sangat signifikan dalam kemajuan suatu bangsa. 

“Kemenpora RI telah menyiapkan program prioritas tahun 2020-2024. Dua dari lima program prioritas yang disiapkan Menpora RI, berisi tentang kepemudaan. Bunyi dari dua program prioritas tersebut yaitu: pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Lalu, penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa dikalangan pemuda,” kata Menpora RI.

Kemenpora RI baru-baru ini menyelenggarakan Kegiatan Rapat Koordinasi Strategis Lintas Sektor Pelayanan Kepemudaan tanggal 20-21 Oktober 2020 di Hotel Shangri-La Jakarta. Rakor tersebut melibatkan beberapa kementerian dan lembaga lain yang mampu berkontribusi dan memberikan masukan terkait mengajak anak muda dalam peran meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19. 

Pada Rapat Koordinasi Strategis Lintas Sektor Pelayanan Kepemudaan ada beberapa agenda penting yang harus dijalankan dengan tujuan meningkatkan efektivitas, sinkronisasi, dan harmonisasi program, kegiatan, dan kajian penyelenggaraan pelayanan kepemudaan. 

“Agenda pengembangan kewirausahaan pemuda merupakan salah satu agenda penting dalam koordinasi lintas sektor pelayanan kepemudaan, karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan faktual bangsa Indonesia dewasa ini yakni, pentingnya penumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional,” tambahnya. 

Saat ini jumlah pemuda Indonesia berusia 15-30 tahun berjumlah 64,19 juta jiwa (BPS 2019) atau 25,02% dari total penduduk Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa pemuda Indonesia harus punya pengetahuan, ketrampilan, karakter kuat dan jiwa patriotisme yang terus menyala. Pengembangan kewirausahaan pemuda juga sejalan dengan upaya meningkatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta meningkatkan semangat berkoperasi bagi pemuda. Banyak pelaku UMKM adalah kalangan pemuda yang harus terus didampingi agar mereka dapat “naik kelas” menjadi pengusaha nasional yang mampu bersaing dengan pengusaha negara lain. 

“Implementasi yang sudah dilakukan Kemenpora RI sendiri yakni, melakukan kerja sama dengan 26 Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan diklat wirausaha muda yang ditargetkan dapat diikuti oleh 28 ribu pemuda di tahun 2020. Selanjutnya Kemenpora menyiapkan bantuan bagi 5000 wirausaha muda yang terdampak Pandemi Covid-19 agar tetap bertahan dan bangkit kembali sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Menpora RI.

 

(Kominfo BPKP dan Humas Kemenpora RI)