Library Café BPKP Maju dalam Lomba Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik

Pada Lomba Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik kali ini, BPKP mengusung Library Café BPKP sebagai salah satu inovasi pelayanan publik. Library Café merupakan sebuah sarana komunikasi informal antar pegawai, APIP, dan stakeholders lainnya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Dalam paparannya, Kepala BPKP menyampaikan tujuan dari didirikannya Library Café, yaitu sebagai sarana transfer knowledge, mengasah kreativitas bakat, dan membagun communication skills, serta sarana komunikasi dan koordinasi antar pegawai, APIP, dan stakeholders, serta sebagai sarana membangun kebersamaan antar pegawai.

Lanjut, Kepala BPKP menyampaikan keunikan Library Café. Pertama, Library Café menggabungkan 3 konsep, yaitu knowledge café, community of practice theory, dan knowledge management. Kedua, dengan moto "listen, learn and drinking coffee" yang dapat menumbuhkan budaya literasi serta knowledge yang dibangun dalam suasana santai dan nyaman. Ketiga, connecting with others yang merupakan sarana komunikasi dan koordinasi APIP maupun internal BPKP serta mengasah kreativitas dan bakat, serta membangun communication skills. Keempat, yaitu prinsip egaliter untuk menghilangkan gap generasi sekat atasan bawahan.

Disampaikan pula bahwa adanya Library Café telah memberikan beberapa dampak di lingkungan BPKP, yaitu adanya peningkatan kompetensi APIP dan kesamaan presepsi terkait pengawasan melalui budaya berbagai pengetahuan dan komunikasi antar auditor, pengawasan BPKP dan APIP menjadi lebih terintergrasi dan terhindar dari silo, perbaikan metode pengawasan menjadi lebih efektif dan efisien, pola hubungan antara atasan dan bawahan menjadi cair serta terjaganya kontinuitas proses bisnis pengetahuan dari pegawai.

(Kominfo BPKP/dnp)