Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Taufiqurrahman Ruki (Ketua KPK):Ketua BPK Harus Akuntan Profesional
19 April 2004 00:00:00 / ekobayong / dibaca: 2345 kali / Kat: Audit
Pemilihan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hingga saat ini belum rampung masih terus menjadi perhatian . Meski tak seheboh pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang juga akan dilaksanakan, namun ternyata saat ini Komisi IX terus menggodok nama-nama yang masuk bursa untuk menjadi pimpinan BPK lima tahun mendatang. Lembaga yang menyorot pemilihan Ketua BPK kali ini datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak tanggung-tanggung, yang bersuara adalah Taufiqurrahman Ruki Ketua KPK. Dalam suratnya kepada pimpinan DPR pada akhir pekan lalu, DPR diminta menetapkan kriteria calon Ketua BPK yang memenuhi ketentuan perundang-undangan dan mengantisipasi kemampuan dan kapasitas calon. “Kriteria dari kemampuan dan kapasitas calon, antara lain adalah calon harus seorang akuntan yang profesional. Proses pemilihannya juga harus dilakukan secara terbuka dan obyektif dan dapat dipertanggungjawabkan, “ demikian bunyi surat Ketua KPK tersebut. (Kompas 19/04)
Sementara itu hingga saat ini beberapa nama yang santer disebut-sebut akan menduduki jabatan menjadi bertambah. Nama terakhir yang masuk bursa adalah Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Arie Soelendro. Kepala BPKP ini dicalonkan salah satu fraksi besar yaitu fraksi Golkar .(Tempo edisi 19-25/04). Nama-nama lain yang hingga saat ini juga berkibar adalah Darmin Nasution (Direktur Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan), Anwar Nasution (Deputi Senior Gubernur Indonesia), Imran (Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah), Hadori Junus (akademisi FE UGM dan praktisi akuntan publik), Kanaka Puradiredja (praktisi akuntan publik), Abdullah Zainie (Ketua Panitia Anggaran DPR), Binhadi (komisaris Utama Bank Mandiri. Selain nama yang disebutkan tersebut juga muncul nama-nama seperti Kwik Kian Gie (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas), Faisal Basri (ekonom), serta pejabat dari BPK yaitu Mukrom As’ad dan Bambang Wahjudi.
Wakil Ketua Komisi IX Paskah Suzetta mengatakan setelah pembukaan masa persidangan DPR, Senin (19/04), Komisi IX DPR yang ditugaskan oleh pimpinan DPR untuk melaksanakan pemilihan akan segera memproses nama-nama yang sudah diusulkan oleh seluruh fraksi DPR. Komisi IX segera mengumumkan nama-nama calon Ketua BPK agar segera diketahui publik. Masih menurut Paskah , hingga saat ini nama-nama yang diusulkan oleh seluruh fraksi DPR sedikitnya mencapai 100 nama. Menurut Paskah dari 100 nama itu akan diseleksi lagi lewat penilaian publik yang masuk ke Komisi IX DPR. Nantinya diseleksi lagi hingga tinggal 21 nama. Dari jumlah tersebut akan dipilih calon Ketua dan Wakil Ketua BPK, serta lima anggota BPK.
(Anl)



Share      

Berita Terkait:

27 April 2016 22:21:52 / bowo / dibaca: kali / Kat: Audit
Boediono: BPKP merupakan elemen penting Reformasi Birokrasi
20 April 2016 18:38:01 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Bekali Aparat Pemda Implementasikan SISKEUDES
12 April 2016 09:14:17 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Studi Banding BPK Bali tentang Implementasi Perhitungan Kerugian Negara di BPKP Bali
11 Maret 2016 11:29:08 / harry_humas / dibaca: kali / Kat: Audit
Mengenali Fraud Red Flags
07 Maret 2016 20:08:38 / kalsel1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Audit PNBP Waba Minerba Sebagai Tindaklanjut Sinergi KPK, BPK, dan BPKP


Loading the Player...
Video Lainnya