Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Rembuk BPKP Maluku, Polres dan Kejari Maluku Tengah Tangani Kasus Tipikor
14 Pebruari 2020 18:50:17 / maluku1 / dibaca: 500 kali / Kat: Pemberantasan Korupsi

Ambon (10/2) – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Nasmifida didampingi Korwas Investigasi BPKP Maluku Afandi menyambangi Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tengah di Masohi dan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Masohi serta Cabang Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Wahai dalam rangka silaturahim dan koordinasi bantuan audit dalam proses penegakan hukum kasus-kasus tindak pidana korupsi di wilayah Maluku Tengah.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Nasmifida menyampaikan maksud kedatangannya tersebut dalam rangka koordinasi antara BPKP Perwakilan Maluku dengan penegak hukum guna menyamakan persepsi terhadap SOP masing-masing yang harus sejalan agar dapat meningkatkan percepatan penanganan kasus-kasus yang berindikasi tindak pidana korupsi.

“Bagaimana caranya antara penyidik dari kepolisian dan kejaksaan dengan BPKP dapat bersama-sama berproses dalam menyelesaikan kasus tipikor ini,” ungkap Nasmifida. “Jadi sebelum penegak hukum melakukan permintaan bantuan audit, baik audit investigatif maupun audit penghitungan kerugian keuangan negara, kita perkuat di pra perencanaannya dulu. Jadi ada komunikasi ke BPKP terlebih dahulu. Bisa dengan konsultasi atau melalui permintaan ekspose kasus,” tambahnya. Hal tersebut disambut baik oleh Kapolres Maluku Tengah AKBP Hendrik Purwono dan Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah Juli Isnur.

Kapolres Maluku Tengah mengharapkan agar tidak ada lagi kasus tipikor yang terbengkalai. “Dengan koordinasi dan sosialisasi dari BPKP ini diharapkan tidak adanya lagi kasus tipikor yang terbengkalai,” ungkap Hendrik. Karena dari kasus tipikor yang terlalu lama ditangani ini yang dapat berakibat pada kelemahan hukum dan kelemahan inilah yang dimanfaatkan media dalam pemberitaan di media massa maupun media sosial. “Saya sudah pusing kalau berita kasus korupsi ini diberitakan tidak benar di media sosial,” tambah Hendrik.

Silaturahim Perwakilan BPKP Provinsi Maluku ke Polres Maluku Tengah, Kejari Maluku Tengah, dan Cabang Kejari Maluku tengah di Wahai ini dalam rangka mendukung usaha represif untuk preventif kasus-kasus korupsi yang merugikan keuangan negara. Harapannya agar BPKP dapat bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya percepatan pemberantasan korupsi di negeri Maluku, khususnya Maluku Tengah.

Baik Kapolres, Kejari, dan Kepala Cabang Kejari memberikan apresiasi yang besar kepada Kepala BPKP Maluku atas kunjungan dan koordinasi ini.

(Humas Maluku)



Share      

Berita Terkait:

20 Pebruari 2020 08:19:43 / kalbar1 / dibaca: kali / Kat: Pemberantasan Korupsi
Meramu Timgab untuk Akselerasi Penyelesaian Kasus
14 Pebruari 2020 13:54:36 / sulbar1 / dibaca: kali / Kat: Pemberantasan Korupsi
Tiga Pilar Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
07 Pebruari 2020 10:28:17 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Pemberantasan Korupsi
Cegah Fraud, RSBP Batam dan BPKP Sosialisasikan FCP
24 Januari 2020 12:21:21 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Pemberantasan Korupsi
BPKP Bengkulu Kenalkan Pengawasan Lewat Dialog di RBTV
24 Januari 2020 10:19:33 / sulbar1 / dibaca: kali / Kat: Pemberantasan Korupsi
Strategi Nasional Pencegahan Korupsi