SIMDA Integrated Kabupaten Kepulauan Anambas

Hadir pada penandatanganan berita acara serah terima SML hari ini Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepri Indra Khaira Jaya, Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Hasnidar, Wakil Ketua Komisi I, Ketua Komisi II dan III, Sekretaris Dewan, Inspektur, Kepala BKD, Kepala Bappeda dan Sekretaris Dinas Kominfotik serta pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Korwas Bidang APD Agus Widodo dan PFA bidang APD Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Sahtiar mengungkapkan bahwa acara yang diselenggarakan ini merupakan suatu bentuk komitmen Pemkab Kepulauan Anambas untuk bekerjasama dengan BPKP dalam hal implementasi SIMDA Integrated sebagai aplikasi yang dipilih untuk mengawal tata kelola Pemkab Kepulauan Anambas, mulai dari awal hingga akhir. Sahtiar menyatakan bahwa BPKP sudah banyak membantu Kabupaten Kepulauan Anambas selama ini. “Perlu kita sampaikan kepada Bapak dan Ibu DPRD, kita sudah 10 tahun bekerja sama dengan BPKP,” ujar Sahtiar. Menutup sambutannya, Sahtiar berharap agar komunikasi antara Pemkab Kepulauan Anambas dengan BPKP dalam mendampingi pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Indra Khaira. Dalam sambutannya, Indra menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemkab Kepulauan Anambas untuk mengimplementasikan SIMDA Integrated. Tuntutan masyarakat dan regulasi yang dinamis mengharuskan Pemda harus terus berbenah, di mana seluruh pengelolaan keuangan serta kinerja daerah harus transparan dan akuntabel. Diera sekarang ini, penggunaan teknologi merupakan hal utama dan sebuah keharusan.

Indra juga menyampaikan bahwa BPKP kini mulai meninggalkan paradigma sebagai pemeriksa dan lebih melaksanakan fungsi consulting. Kerja sama yang sudah terjalin baik selama 10 tahun dengan Kabupaten Kepulauan Anambas, terutama dalam hal pengelolaan keuangan (SIMDA Keuangan), merupakan bukti bahwa BPKP selalu hadir dalam mendampingi Kabupaten Kepulauan Anambas. Dengan implementasi SIMDA Integrated, diharapkan proses perencanaan, penganggaran, pelaporan sampai dengan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Selanjutnya Indra juga menyampaikan paparan singkat mengenai kondisi Kabupaten Kepulauan Anambas dalam hal akuntabilitas keuangan dan tata kelola pemerintahan. Berdasarkan hasil pengawasan yang telah dilakukan BPKP selama ini, meskipun memiliki letak geografis yang unik, Kabupaten Kepulauan Anambas secara umum masih bisa bersaing dengan kabupaten kota lain di Indonesia pada umumnya, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai proses perencanaan dan penganggaran serta kebijakan penerapan SIMDA Integrated oleh Koorwas Bidang APD Agus Widodo dan simulasi umum SIMDA Integrated oleh PFA Bidang APD Krishna Setiadi. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang disambut antusias para peserta dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.