Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda
18 Desember 2019 13:45:33 / kaltim1 / dibaca: 2391 kali / Kat: Presiden

Balikpapan (17/12) - Presiden Jokowi mengatakan jalan tol Balikpapan-Samarinda akan mendorong kawasan-kawasan produksi, seperti industri kelapa sawit, komoditas batubara, minyak gas, dan komoditas pertanian. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada saat memberikan sambutan pada acara peresmian jalan tol Balikpapan-Samarinda. 

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Adil Hamonangan yang hadir dalam acara peresmian tersebut terlihat puas. Upaya percepatan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda yang ditargetkan dapat dibuka secara fungsional mulai bulan Maret 2019, akhirnya terlaksana di bulan Desember 2019 ini.

Menurut Presiden Jokowi, biasanya masyarakat harus menempuh waktu kurang lebih tiga jam dari Balikpapan untuk menuju Samarinda. Dengan adanya jalan tol ini, perjalanan dari Balikpapan menuju Samarinda hanya butuh waktu sekitar satu seperempat jam.

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda memiliki total panjang 99,35 km. Jalan tol ini terdiri atas 5 seksi, yaitu Seksi I ruas Balikpapan (Km 13)-Samboja (22,025 km). Lalu, Seksi II ruas Samboja-Muara Jawa (30,975 km), Seksi III ruas Muara Jawa-Palaran (17,300 km), Seksi IV Palaran-Samarinda (17,550 km), dan Seksi V Balikpapan (Km 13)-Sepinggan (11,500 km).

Menurut Jokowi, masih ada dua seksi lagi yang saat ini masih dikerjakan dan diharapkan dapat rampung paling lambat April 2020.

"Dan ini juga merupakan nilai plus yang akan menciptakan ketersambungan yang saling melengkapi, seperti tadi sudah saya sampaikan yang sebelumnya ditempuh tiga jam sekarang jadi satu jam atau satu jam lebih sedikit," jelasnya. Jokowi mengatakan jalan tol ini juga akan mendorong kawasan-kawasan produksi seperti industri kelapa sawit, komoditas batubara, minyak gas, dan komuditas pertanian.

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan yang akan menjadi cikal bakal pembangunan infrastruktur lainnya guna mengembangkan suatu kawasan ekonomi terpadu. "Nantinya, jalan tol ini juga akan terhubung langsung dengan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, dan Bandara APT Pranoto di Samarinda," tambah jokowi.

Rampungnya pengerjaan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini diharapkan dapat menjadi sarana dasar pengembangan ibukota negara baru, serta turut mendukung percepatan distribusi barang dan jasa antara dua kota tersebut guna memangkas waktu perjalanan non jalan tol.

Usai meresmikan jalan tol Balikpapan-Samarinda, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi Calon Ibu Kota Negara yang didampingi oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi. "Sekarang sudah menjadi kenyataan dan sudah diresmikan," ujar Awang Farouk Ishak, mantan Gubernur Kalimantan Timur. Namun demikian, Ia berharap kepada Gubernur Ishak Noor agar terus berjuang untuk proyek-proyek strategis lainnya yang masih belum dikerjakan, seperti jalan tol Samarinda-Bontang-Sangatta.

 

Humas BPKP Kaltim - Lutfi Budiarto



Share      

Berita Terkait:

17 Juni 2020 14:55:13 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Jokowi: Pemerintah Tak Main-Main Soal Akuntabilitas
11 Juni 2020 11:36:33 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Pimpinan BPKP Ikuti Arahan Presiden terkait Adaptasi Kebiasaan Baru
10 Juni 2020 17:48:58 / sulbar1 / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Arahkan Persiapan Adaptasi Kebiasaan Baru
03 Juni 2020 12:08:12 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Arahkan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Perubahan Postur APBN 2020
06 Pebruari 2020 15:16:49 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Jokowi Resmikan Monumen Fatmawati Bengkulu