Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Monitoring Implementasi Siskeudes di Kabupaten Kampar
28 Nopember 2019 09:14:42 / riau1 / dibaca: 561 kali / Kat: Evaluasi

Kampar (23/11) - Besaran dana yang mengucur ke desa terus bertambah dan semakin besar. Hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Untuk memastikan keuangan desa dapat dikelola dengan baik, selain diperlukan sumber daya manusia aparatur desa yang andal juga perlu adanya sebuah tools sebagai sarana untuk membantu dalam mengelola keuangan desa yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel.  Saat ini tools yang digunakan adalah Aplikasi Siskeudes Versi 2.0.2. Untuk memastikan bawa tools tersebut telah berjalan sabagaimana diharapkan, Deputi Kepala BPKP Bidang PPKD Dadang Kurnia lakukan monitoring implementasi Aplikasi Siskeudes Versi 2.0.2 di Kabupaten Kampar. Dalam kunjungan tersebut, Dadang didampingi oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Ichsan Fuady, Inspektur Kabupaten Kampar, Kepala Bidang PMD, camat, kepala desa dan Direktur BUMDes.

 

 

Monitoring dilakukan di tiga desa, yaitu Desa Salo, Merangin dan Koto Mesjid. Dalam audiensi yang dihadiri para pengelola keuangan desa termasuk para operator Aplikasi Siskeudes, Dadang Kurnia menyampaikan bahwa Aplikasi Siskeudes ini dikembangkan oleh BPKP bersama Kementerian dalam Negeri sebagai alat pengendalian pengelolaan keuangan desa yang telah diimplementasikan di pada 92% desa di Indonesia. Di Provinsi Riau sendiri, aplikasi ini telah diimplementasikan di seluruh desa.

Seiring perkembangan dan perubahan peraturan, Aplikasi Siskeudes akan terus diperbarui sesuai kebutuhan. Untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan desa telah berjalan sebagaimana mestinya, saat ini BPKP tengah mengembangkan Aplikasi Siswaskeudes untuk memudahkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Daerah dalam melakukan pengawasan pengelolaan keuangan desa. Di samping itu, BPKP juga tengah mengembangan Aplikasi SIA BUMDes, yang diharapkan dapat membantu  para pengelolaan keuangan BUMDes.

Di akhir kunjungan, Dadang Kurnia berkesempatan meninjau langsung produk kuliner ikan patin dan hasil olahan dengan bahan baku ikan patin, buah karya masyarakat Desa Koto Mesjid yang dikelola oleh BUMDes.

***



Share      

Berita Terkait:

05 Desember 2019 10:11:14 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Agar Akuntabel, Harus Ada Perubahan Tata Kelola
24 Oktober 2019 16:34:57 / ntt1 / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Penyegaran Pegawai BPKP NTT Soal Pentingnya SOP
17 Oktober 2019 11:24:02 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
BPKP DIY Kawal Program Prioritas Peningkatan Produksi, Akses dan Kualitas Konsumsi Pangan
19 September 2019 08:31:22 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Penyerahan Laporan Hasil Pengawasan dan Apresiasi Pemprov Bengkulu
02 Agustus 2019 09:51:52 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Timda EKPPD DIY Paparkan Hasil EKPPD Kabupaten Bantul