Pemkab Bintan Siap Implementasikan SIMDA Terintegrasi

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau Indra Khaira Jaya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Natuna dalam Penerapan SIMDA Integrated. Dalam paparannya, Indra menguraikan sinkronisasi proses perencanaan dan penganggaran, mulai dari RPJMD, RKPD, KUA dan PPAS sampai dengan penetapan APBD. ”Dengan SIMDA Integrated, akan membantu pengintegrasian seluruh siklus perencanaan dan penganggaran di lingkungan pemerintah daerah sehingga kita mampu menjalankan amanat Presiden, yaitu penggunaan anggaran mampu memiliki manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, dan meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat”, ujarnya.

Terdapat berbagai manfaat dengan mengimplementasikan SIMDA Integrated, yaitu pemernuhan ketaatan atas peraturan yang berlaku, setiap item yang dianggarkan telah direncanakan, meningkatkan/mendorong implementasi sistem perencanaan (e-planning), e-musrenbang, dan e-ASB serta e-budgeting secara penuh dalam penyusunan penganggaran pemerintah daerah, penganggaran telah penuh meninggunakan SSH dan/atau ASB, keterbukaan informasi, integrasi dengan SIPD, dan mampu meningkatkan kapabilitas sumber daya pemerintah daerah.

Menutup pemaparan pada hari ini, Indra mengharapkan agar penerapan SIMDA Integrated kedepannya sesuai dengan Permendagri turunan dari PP 12 Tahun 2019 dan arsitektur SPBE sesuai dengan Perpres 95 Tahun 2018 dan Pemkab Bintan siap untuk mengimplementasikan SIMDA Integrated.

(Humas BPKP Kepri)