Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Integrasi SIMREN, SIMDA, dan E-SAKIP di Kab. Kudus
14 Nopember 2019 13:45:58 / jateng1 / dibaca: 4684 kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial

Kudus (12/11) - Upaya mewujudkan Kabupaten Kudus yang bersih dengan menegakkan integritas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terus dilakukan dengan meluncurkan sistem yang terintegrasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Salamat Simanullang pada Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) di Pendopo Kabupaten Kudus.

Peluncuran Implementasi Integrasi Sisstem Informasi Perencanaan (SIMREN), Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA), dan  Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah secara Elektronik (E-Sakip) dilakukan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Salamat Simanullang didampingi Sekda Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris, Inspektur Provinsi Jawa Tengah Hendri Santosa, Inspektur Kabupaten Kudus Adi Harjono, serta Kepala Sub Auditorat Jateng I BPK RI Perwakilan Jawa Tengah Bagus. Peluncuran ini dihadiri oleh sepuluh inspektorat kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Salamat menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Kudus yang telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tujuh kali berturut-turut dari tahun 2012-2018. Ia berharap agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan melalui optimalisasi sistem. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang terintegrasi tersebut, tata kelola pemerintahan dapat berjalan semakin akuntabel.

Di tempat yang sama, Sekda Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris juga mengapresiasi peluncuran sistem terintegrasi tersebut. Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) merupakan acara penting yang perlu diselenggarakan secara rutin untuk meningkatkan integritas APIP, serta melihat capaian tindak lanjut pengawasan dari inspektorat, BPK, dan BPKP.

Di lain pihak, Inspektur Kabupaten Kudus Adi Harjono menyampaikan bahwa pelanyanan publik menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah saat ini. Tahapan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan harus diawasi dengan baik melalui sebuah sistem. Untuk menguatkan sistem yang ada, Inspektorat Kabupaten Kudus mengintegrasikan tiga sistem yang telah diimplementasikan, yaitu SIMREN, SIMDA, dan E-Sakip.

(Tim Humas BPKP Jateng Tat/Din)

 



Share      

Berita Terkait:

09 Juli 2020 14:20:23 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Layanan e-Dumas Pemprov Bengkulu Jadi Pilot Project Nasional KPK RI
08 Juli 2020 12:55:45 / kalbar1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Pemprov Kalbar Kembali Raih Opini WTP
02 Juli 2020 09:50:21 / jabar1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Sepanggung di Dialog Interaktif TVRI, BPKP dan Sekda Jabar Bahas Penanganan COVID-19
30 Juni 2020 08:07:59 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
BPKP Malut Ikuti Rakornis Pengawasan PBJ
29 Juni 2020 09:02:33 / sulbar1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Sulbar Mulai Jalankan Program Pemulihan Ekonomi Nasional