Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Kiprah APIP dalam Pencegahan Korupsi
06 Nopember 2019 11:02:56 / ntt1 / dibaca: 1577 kali / Kat: APIP

Kupang (5/11) - Bertempat di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT Hasoloan Manalu membuka acara Workshop Peningkatan Kapabilitas APIP yang diinisiasi oleh KPK. Acara yang dihadiri oleh perwakilan inspektorat kabupaten/kota dan provinsi se-NTT tersebut direncanakan akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 5-8 November 2019.

Ketua Satgas Pembelajaran Eksternal pada Pusat Edukasi Antikorupsi KPK Mita Koto dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan agenda rutin program pencegahan korupsi yang telah dilakukan KPK sejak tahun 2017. Tahun 2017-2018 fokus kegiatan penguatan APIP ditujukan pada pengadaan barang jasa, probity audit, dan audit investigatif, sedangkan pada tahun 2019 ini KPK mengambil materi penanganan pengaduan masyarakat.

Hasoloan dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar APIP dapat meningkatkan kapabilitasnya sehingga bisa menjalankan perannya sebagai APIP yang efektif sesuai yang tercantum dalam pasal 11 PP 60 Tahun 2008.

"APIP berperan efektif kalau sudah bisa mencapai level 3 kapabilitas APIP sesuai dengan IACM. Hal ini sejalan dengan penguatan peran APIP yang didorong oleh Pemerintah Pusat dengan terbitnya PP Nomor 72/2019, antara lain menambah kewenangan APIP yang dapat melakukan pengawasan berindikasi kerugian keuangan daerah tanpa harus menunggu persetujuan kepala daerah," ujarnya.

Selain itu Hasoloan mengingatkan bahwa kapabilitas APIP di NTT belum mencapai level 3. Terdapat tujuh APIP di kabupaten/kota yang telah mencapai level 3 dengan catatan menurut IACM, yaitu: Sumba Timur, Flores Timur, Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, Provinsi NTT, dan Belu. Sementara itu, jumlah auditor yang bersertifikat Audit Investigatif sebesar 25% atau 70 orang dari 280 auditor. Dalam akhir sambutannya, Hasoloan berharap seluruh peserta workshop dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan dapat menyerap semua materi dan mampu mengimplementasikan dalam tugas sehari-hari. (Humas NTT/ bs)



Share      

Berita Terkait:

02 Juni 2020 13:42:50 / kaltim1 / dibaca: kali / Kat: APIP
Hadir Di Antara Penerima Bansos, BPKP Yakinkan Efektivitas Penyaluran
26 Mei 2020 13:08:06 / jambi1 / dibaca: kali / Kat: APIP
BPKP Uji Data Penerima Bantuan di Muaro Jambi
22 Mei 2020 15:46:15 / maluku1 / dibaca: kali / Kat: APIP
Arahan Kepala BPKP Jelang Penyaluran Bantuan
21 Mei 2020 17:37:31 / kalteng1 / dibaca: kali / Kat: APIP
Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Kota Palangka Raya
20 Mei 2020 09:02:54 / malut1 / dibaca: kali / Kat: APIP
Siap-Siap Pengawasan Pemulihan Ekonomi Nasional