Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Bimtek MPAK Desa Mata Air Kabupaten Kupang
10 Oktober 2019 09:16:18 / ntt1 / dibaca: 332 kali / Kat: Siskeudes

Kupang (7/10) - Kegiatan Bimbingan Teknis Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) diselenggarakan oleh Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur Hasoloan Manalu, Koordinator Pengawasan (Korwas) Bidang Investigasi BPKP Provinsi NTT Hardito, Kepala Desa Mata Air, dan aparatur desa, serta masyarakat di lingkungan Desa Mata Air.  

Dalam kegiatan tersebut, Hasoloan menyampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat Desa Mata Air dalam mengikuti kegiatan ini, dan berharap Desa Mata Air dapat dijadikan sebagai “Pilot Project”, desa binaan sekaligus contoh bagi desa-desa lain di Provinsi NTT di mana penatausahaan pengelolaan Dana Desa dapat berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan hingga pelaporan.

Hardito menambahkan bahwa kegiatan pembelajar antikorupsi memberikan dampak positif bagi masyarakat di tengah maraknya kasus korupsi oleh pemerintah desa saat ini. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam pencegahan dan penanganan korupsi di lingkungan pemerintah desa, seperti melakukan pengaduan untuk mendorong pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel.

Selain materi antikorupsi, disampaikan juga materi mengenai Dana Desa dan BUMDes. Fathul Huda sebagai narasumber pertama memaparkan konsep Dana Desa, mulai dari pengertian, proses pelaksanan, hingga pentingnya pengelolaan Dana Desa yang baik, transparan, dan akuntabel. Ia pun mengenalkan sistem yang telah dikembangkan oleh BPKP untuk membantu pengelolaan Dana Desa, yaitu Siskeudes atau Sistem Keuangan Desa.

Adapun Harry Silalahi sebagai narasumber kedua, menjelaskan terkait BUMDes dan implementasinya di Desa Mata Air. Dengan SIA Bumdes, pengelolaan BUMDes dapat berjalan dengan baik mulai dari penyusunan laporan laba/rugi hingga posisi neraca, termasuk didalamnya pengakuan aset BUMDes. Kepala Desa Mata Air Benyamin Kanuk berterima kasih atas kegiatan yang dilakukan oleh Perwakilan BPKP Provinsi NTT ini. Benyamin mengharapkan kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin sehingga bisa terus memberikan masukan yang membangun bagi peningkatan kualitas tata kelola Dana Desa. Selain itu, Benyamin meminta dukungan Perwakilan BPKP Provinsi NTT selaku penyedia aplikasi Siskeudes dan SIA BUMDes agar Desa Mata Air bisa menjadi desa yang unggul, bebas korupsi, dan akuntabel. (Humas BPKP NTT)



Share      

Berita Terkait:

18 Oktober 2019 16:20:18 / jateng1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Sebanyak 251 Desa di Kab. Wonogiri Implementasikan Siskeudes
17 Oktober 2019 11:41:54 / ntb1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Kawal Keuangan Desa Kab. Bima melalui Siskeudes
16 Oktober 2019 10:52:01 / jateng1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Komitmen Kab. Boyolali Wujudkan Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan
02 Oktober 2019 10:33:11 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Pembinaan Implementasi Siskeudes Lingkup Sulawesi Selatan
01 Oktober 2019 11:37:12 / jateng1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Desa, Ujung Tombak Pembangunan