Percepatan Pencapaian Level 3 Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP di Sultra

Acara yang berlangsung tanggal 14-15 Agustus 2019 di Aula Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara ini terdiri dari tiga kegiatan, yaitu simulasi/pemaparan penjaminan kualitas maturitas SPIP dan kapabilitas APIP oleh tim Perwakilan BPKP, diskusi panel dengan narasumber Inspektur Provinsi dan Kabupaten Kolaka, serta coaching clinic bagi satgas SPIP dan APIP. Workshop juga dihadiri oleh lima satgas SPIP pemerintah daerah yang level maturitasnya telah dilakukan penjaminan kualitas oleh tim Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah dan tiga satgas Peningkatan Kapabilitas APIP pemerintah Daerah yang telah mencapai level 3 maturitas SPIP.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara Yan Setiadi mengharapkan agar Inspektur memberi perhatian lebih bagi Satgas SPIP. Ia menegaskan Satgas SPIP bukanlah yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan SPIP sebagaimana yang selama ini disalahpahami. Tanggung jawab atas proses peningkatan kualitas SPIP berada di pundak Satgas. Apabila Satgas SPIP tidak bergerak, maka penyelenggaraan SPIP juga akan berhenti. Untuk itu, Yan juga menyampaikan harapannya agar satgas SPIP dapat menjadi motor penggerak peningkatan maturitas SPIP. Dukungan nyata dari Kepala Daerah sangat dibutuhkan demi terlaksananya proses peningkatan kualitas SPIP agar para Inspektur dapat membangun dan menjembatani dukungan dari kepala daerah kepada satgas.

Pada kegiatan pemaparan/simulasi, dipaparkan parameter-parameter maturitas SPIP dan kapabilitas APIP yang telah dipenuhi dan belum dipenuhi, termasuk keterkaitan antar sub unsur, kronologi, dan sebagainya. Dalam kegiatan diskusi panel, Inspektur Provinsi memaparkan pentingnya peran audit intern dalam menjaga pemerintahan daerah agar tetap berada dalam koridor hukum dan memberi nilai tambah bagi manajemen. Inspektur Kabupaten Kolaka membagi kiat-kiat meningkatkan kualitas penyelenggaraan SPIP sehingga mencapai level 3 maturitas. Kegiatan juga diselingi dengan diskusi antara penyaji dengan para peserta. Pada hari kedua, dilaksanakan coaching clinic bagi satgas SPIP dan kapabilitas APIP. Para personil satgas sangat antusias untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kualitas penyelenggaraan SPIP dan kapabilitas APIP. 

Acara ini ditutup oleh Arinto Dananjaya selaku Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah. Dalam penutupan kembali diingatkan bahwa SPIP dapat dianalogikan sebagai mesin yang membuat pekerjaan lebih ringan. APIP adalah pihak yang membantu memastikan bahwa mesin selalu berada dalam kondisi prima.