Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

BPKP Bekali Mahasiswa Universitas Khairun Sebelum Terjun Kubermas
11 Juli 2019 09:24:35 / malut1 / dibaca: 826 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Ternate (4/7) - Kubermas atau Kuliah Berkarya Bermasyarakat merupakan kegiatan rutin mahasiswa Universitas Khairun. Sebelum turun mengabdi kepada masyarakat, para mahasiswa peserta Kubermas mendapat pembekalan ilmu pengelolaan keuangan desa oleh Perwakilan BPKP Provinsi di Aula Banau, Universitas Khairun.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara Rizal Suhaili memenuhi undangan Universitas Khairun untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan Kubermas Tahap 1 Tahun 2019/2020. Acara yang bertempat di Aula Banau, Universitas Khairun, tersebut dihadiri seluruh mahasiswa peserta Kubermas. Rizal Suhaili menyampaikan paparan tentang Administrasi Keuangan Desa. Diulas dalam paparan, arahan Presiden pada Ratas Kabinet 18 Oktober 2017 bahwa penggunaan Dana Desa harus benar-benar fokus pada pekerjaan labor intensive yang menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja untuk  mengurangi pengangguran di desa. Selain itu, DIPA Dana Desa akan diperiksa agar kegiatan tidak  dikontrakkan ke pihak ketiga dan menyimpang dari sasaran program. Hal ini memerlukan pengawalan untuk membangun 74.910 Desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Rizal juga menyampaikan terkait Siklus Keuangan Desa mulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksananaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban Keuangan Desa. Seluruh siklus keuangan telah tersedia dalam Siskeudes yang dikembangkan oleh BPKP dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan di Desa.

Antusiasme peserta tercermin dari berbagai pertanyaan yang diajukan saat sesi tanya jawab. Di antaranya Alikhan Kharim, mahasiswa Unkhair yang bertanya mengenai cara untuk mendorong transparansi dana desa. Menurut Rizal, berdasarkan pasal 40 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Kepala Desa wajib untuk menginformasikan laporan realisasi dan laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBDesa kepada masyarakat secara tertulis dan dengan media informasi yang mudah diakses oleh masyarakat, seperti papan pengumuman, radio komunitas, dan media informasi lainnya. Transparansi dapat juga didorong dengan peran aktif pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atas kegiatan yang dilaksanakan pemerintah Desa.

Lain halnya Isabela Yusuf, mahasiswi Unkhair yang bertanya bagaimana agar mahasiswa dapat memberikan masukan produktif bagi masyarakat. Terkait hal tersebut, Rizal menjelaskan bahwa mahasiswa dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa sesuai dengan keahlian yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.

Dengan berakhirnya pembekalan ini, diharapkan para mahasiswa dapat memanfaatkan bekal yang didapat, baik untuk mengedukasi masyarakat maupun menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat desa.


Foto dan Berita oleh S. Anggalarang



Share      

Berita Terkait:

18 Oktober 2019 15:35:51 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Workshop EKPPD 2019 Kota Yogyakarta
18 Oktober 2019 14:18:31 / puslitbang2 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Meningkatkan Kinerja Auditor Internal melalui Semangat Inovatif dan Budaya Berbagi Pengetahuan
17 Oktober 2019 11:48:27 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Wujudkan Komitmen Peningkatan Pelayanan Publik Pemprov. Kepri
17 Oktober 2019 09:35:35 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
PDAM Kota Bengkulu Bersama BPKP Tingkatkan Kapabilitas SPI
16 Oktober 2019 10:23:09 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
MPAK, Upaya Intensif dan Ekstensif Pencegahan Korupsi