Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Peranan Inspektorat dalam Audit PKKN dan Pemberian Keterangan Ahli
29 Mei 2019 13:09:32 / kaltim1 / dibaca: 2555 kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial

Samarinda (28/5) - Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Adil Hamonangan Pangihutan mendorong Inspektorat agar dapat lebih berperan aktif dalam pemberantasan tindak pidana korupsi melalui audit investigasi.

Dalam rangka memperingati HUT ke-36 BPKP, Panitia HUT BPKP Kaltim bekerjasama dengan Koordinator Pengawasan Bidang Investigas menyelenggarakan Seminar dengan Tema "Peranan Inspektorat dalam Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) dan Pemberian Keterangan Ahli" dengan menghadirkan pembicara dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Polda Kalimantan Timur.

Peserta seminar terdiri dari para Inspektur dan auditor di wilayah  Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan support kepada Inspektorat dalam menjalankan tugasnya yang akan bersinggungan dengan masalah hukum.

Diharapkan melalui kegiatan ini, Inspektorat dapat berbagi pengalaman dan solusi atas kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan audit investigatif dan audit PKKN dengan difasilitasi narasumber dari Polda Kalimantan Timur dan Kejati Kalimantan Timur, serta Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Adil Hamonangan yang membuka acara tersebut dengan menegaskan bahwa kepercayaan dan perhatian Pemerintah dan stakeholders kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) semakin tinggi. Hal ini dibuktikan dengan besarnya peran APIP dalam mengawal penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan, baik dalam program pemerintah pusat seperti Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun pembangunan yang dilaksanakan di daerah.
 
Kondisi yang masih terjadi saat ini, jumlah audit investigatif atau pemeriksaan khusus yang ditindaklanjuti dengan audit PKKN dan pemberian keterangan ahli di persidangan masih minim. Narasumber dari Polda Kaltim Panijo menegaskan bahwa paradigma baru tindakan hukum atas timbulnya kerugian keuangan negara adalah menyelamatkan keuangan negara semaksimal mungkin agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, bukan masalah penjeratan pelaku dengan pasal dan lamanya hukuman.
 
Seminar yang dipandu oleh Auditor BPKP Kaltim Didi Rohyadi ini diakhiri dengan acara buka bersama yang sekaligus menjadi ajang silahturahmi para APIP dengan APH agar sinergi pemberantasan tindak pidana korupsi ke depan menjadi lebih baik lagi.

 

Humas BPKP Kaltim - Lutfi Budiarto



Share      

Berita Terkait:

23 September 2019 08:21:09 / ntb1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Ngopi Bareng Bang Zul di Library Cafe BPKP NTB
17 September 2019 08:35:45 / papuabarat1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Deklarasi Manokawari Damai
13 September 2019 12:34:56 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Kesebelas Kalinya, BPKP Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan
10 September 2019 10:48:23 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Sinergi Riset, Teori, dan Praktik dalam IPSC 2019
03 September 2019 08:12:05 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Peluncuran Library Cafe di Kota Anging Mammiri