Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Menumbuhkan Budaya Berbagi Pengetahuan melalui Library Cafe
13 Mei 2019 15:01:21 / puslitbang2 / dibaca: 1715 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Kupang (10/5) - Dalam suasana Ramadan, Tim Puslitbangwas BPKP yang dipimpin oleh Kapuslitbangwas BPKP Bonardo Hutauruk melaksanakan kegiatan sharing knowledge dengan tema “Mewujudkan  Auditor  Intern  Berkelas Dunia melalui Library Cafe  Sebagai  Bagian dari Knowledge Management” di  Aula Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara dibuka dengan iringan musik sasando dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP NTT  Hasoloan Manalu, Kepala Bagian Tata Usaha Sasana Dwiputra Alexander, beberapa koordinator pengawasan (Korwas), kepala subbagian, serta Pejabat Fungsional Auditor.

 

Bonardo Hutauruk mengawali kegiatan dengan mengungkapkan tacit knowledge-nya selama 36 tahun mengabdi di BPKP. Ia menyimpulkan kendala utama implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sejauh ini disebabkan oleh belum jalannya manajemen risiko di Indonesia. Berdasarkan pengalamannya di Australia dan New Zealand menunjukkan, perlunya struktur manajemen risiko yang mapan, serta dukungan aplikasi berbasis teknologi informasi (TI). Di samping itu, menjelaskan SPIP kepada Pemerintah Daerah perlu disesuaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga esensi dari sistem pengendalian intern bisa tersampaikan. Bonardo turut menjelaskan esensi Perka BPKP Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembinaan, Koordinasi, dan Pelaksanaan Kegiatan Penelitian/Pengkajian di lingkungan BPKP. Selanjutnya, Ia menyerahkan Buletin Library Café (LC) edisi terbaru, berisi kegiatan-kegiatan LC yang sudah terlaksana di kantor pusat. Di dalam buletin tersebut, terdapat panduan untuk mengembangkan Library Café di Kantor Perwakilan BPKP.

Tri Wahyono, Kepala Subbidang Penelitian dan Pengembangan SPIP, memaparkan materi tentang “Menjadi Auditor Intern Berkelas Dunia melalui Knowledge Management dan Knowledge Sharing”. Tri menjelaskan bahwa dunia internasional telah mengakui kontribusi BPKP dalam membangun pengawasan intern. Sebagai contoh, keberhasilan BPKP dalam penugasan verifikasi DAK fisik (reimbursement) yang diselenggarakan oleh World Bank, sharing knowledge keberhasilan pengelolaan Dana Desa dalam forum High Level Meeting di Bali, video conference BPKP dan Brazil terkait IACM yang difasilitasi oleh World Bank, kunjungan khusus delegasi Brazil ke BPKP untuk belajar IACM di Indonesia, video conference BPKP dan Bhutan terkait implementasi IACM, undangan khusus kepada Kepala BPKP dalam acara OECD di Paris, dll. Selain itu, dijelaskan juga tentang bagaimana meng-capture knowledge agar menjadi knowledge asset yang akan bermanfaat, baik bagi intern BPKP, Indonesia, maupun dunia internasional.

Standar proses yang dapat dilakukan untuk meng-capture knowledge adalah identification, capturing, validation, formatting, dan packaging. Salah satu bentuk capturing knowledge yang sudah dilakukan di BPKP adalah melalui Library Café (LC) dan didokumentasikan dalam Knowledge Management System (KMS) sebagai knowledge asset yang dapat diakses secara online melalui app.bpkp.go.id. Tri juga memberikan gambaran keberhasilan implementasi LC di perwakilan BPKP Provinsi NTB, Sulawesi Tenggara, Riau, dan Jawa Barat.  “Knowledge management ini adalah dari kita untuk kita. Diharapkan seluruh Perwakilan BPKP dapat ikut menggaungkan semangat knowledge management ini dan segera diimplementasikan di Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur,” tutupnya.

(Humas Puslitbangwas: Tri W/Jie)



Share      

Berita Terkait:

18 Juli 2019 09:46:50 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Sosialisasi dan Pengembangan Masyarakat Pembelajaran Anti Korupsi
18 Juli 2019 09:09:21 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Mitigasi Kecurangan, BPKP DIY Lakukan Fraud Risk Assessment
17 Juli 2019 08:47:00 / lampung1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Kunci Sukses Kinerja dan Kesehatan PDAM se-Provinsi Lampung
11 Juli 2019 14:11:54 / papuabarat1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Percepatan Implementasi SIMDA Perencanaan dan SIMDA SAKIP di Papua Barat
11 Juli 2019 09:24:35 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPKP Bekali Mahasiswa Universitas Khairun Sebelum Terjun Kubermas