Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Kompetensi Public Speaking Dukung Pengawasan Preventif
08 Mei 2019 07:08:27 / dian_setyawati / dibaca: 266 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Jakarta (7/5) - Deputi Bidang Investigasi terus meningkatkan kompetensi SDM, baik hard skill maupun soft skill, sebagai upaya membangun Budaya Organisasi Anti Korupsi dan Strategi Preventif Pemberantasan Korupsi. Public Speaking sebagai kompetensi soft skill juga menjadi salah satu kompetensi yang penting dalam mendukung pengawasan, khususnya pada sisi preventif.  

Membuka acara Workshop Public Speaking, Direktur Investigasi IV Buntoro mewakili Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi menyatakan kompetensi public speaking merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kompetensi generalis yang harus dimiliki secara merata oleh seluruh jajaran di Deputi Bidang Investigasi. Kompetensi ini dinilai penting untuk mendukung upaya persuasif kepada seluruh stakeholders agar turut berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan korupsi. Workshop diselenggarakan di Kantor BPKP Pusat selama dua hari dan diikuti 30 peserta.

Narasumber workshop yang berasal dari Yayasan Indonesia Bahagia dan Sejahtera menyajikan konsep I Miss You dalam meningkatkan kompetensi public speaking. Konsep tersebut merupakan singkatan dari Impromptu, Multi, Impact Statement, Spiritual, Sugestif, Utilization. Impromptu atau yang biasa disebut “auto speaking” merupakan kemampuan untuk berbicara secara mendadak dengan tetap sistematis dan bermakna. Kemampuan ini dapat dilatih melalui beberapa metode dengan konsisten dan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Multi diartikan bahwa seseorang sebagai pembicara harus memanfaatkan berbagai macam kemampuan mulai dari talenta, media, metode. Impact Statement diartikan pernyataan yang berdampak atau membekas di benak audiens. Adapun Spritual adalah pembicara yang menggunakan hati dalam menyampaikan materi sehingga lebih mudah mempengaruhi pendengar. Sugestif menggunakan pola bahasa sugestif, sedangkan Utilization adalah pendukung pola sugestif yang mampu mempengaruhi audiens secara lebih mudah.

 

Tim Humas Pusat



Share      

Berita Terkait:

13 Mei 2019 15:01:21 / puslitbang2 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Menumbuhkan Budaya Berbagi Pengetahuan melalui Library Cafe
10 Mei 2019 11:36:13 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Hasil Reviu APIP, Referensi Pengambilan Kebijakan Pimpinan
06 Mei 2019 10:36:36 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Peran BPKP dalam Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
29 April 2019 17:29:56 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Workshop Penyusunan SOP Berbasis Risiko Pemerintah Kab. Klaten
24 April 2019 15:55:52 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Workshop Penyusunan RTP di BPKP DIY