Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Menjawab Tantangan Pengelolaan Keuangan Daerah pada Pemerintah Kabupaten Natuna
15 April 2019 15:09:17 / kepri1 / dibaca: 1513 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Ranai (15/04) - Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau bersama dengan Pemerintah Kabupaten Natuna menyelenggarakan Sosialisasi tentang Peran SPIP dalam Tata Kelola Keuangan Daerah sebagai bentuk tindak lanjut atas Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Turut hadir dalam sosialisasi pada hari ini, yaitu Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau Indra Khaira Jaya beserta jajarannya, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, Asisten III Izwar Asfawi, Inspektur Natuna Moh. Husen, seluruh Kepala OPD dan Sekretaris OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Ngesti Yuni Suprapti, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, maka penyelenggaraan negara dan pengelolaan keuangan negara diselenggarakan secara akuntabilitas, efisien, efektif, dan berorientasi pada hasil, sehingga hasil .pembangunan dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dirasakan manfaatnya. “Pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel, pelaksanaan program dan kegiatan yang efisien, dan efektif, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat tercermin melalui penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dengan baik,” ujarnya.

Ngesti menambahkan, melalui SPIP, akan menghasilkan kinerja yang optimal, terhindar dari adanya penyimpangan prosedur, laporan keuangan yang dihasilkan pemerintah  dapat dipercaya, adanya pengamanan aset pemerintah, dan kegiatan yang dilaksanakan sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menutup sambutannya, Ngesti mengharapkan agar SPIP di lingkungan masing-masing OPD senantiasa terus diterapkan serta mengapresiasi Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau dalam mengawal keuangan daerah dan SPIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Dalam paparannya, Indra Khaira Jaya menyampaikan kunci keberhasilan SPIP, yaitu tone of the top, komitmen kuat, sadar risiko, dokumentasi sistem pengendalian yang baik, serta perbaikan dan evaluasi secara terus-menerus. “Kami berupaya melalui coaching clinic, workshop, sosialisasi, asistensi mengenai pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan BMD, perencanaan pembangunan daerah, dan implementasi SIMDA sebagai bentuk penguatan SPIP dan tata kelola keuangan daerah,” tuturnya.

Menutup sosialisasi pada hari ini, Indra mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Natuna tetap meningkatkan sinergi pengelolaan keuangan daerah dan SPIP bersama Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan untuk menjawab tantangan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 mengenai Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

(Humas BPKP Kepri / Reza MY)



Share      

Berita Terkait:

28 Mei 2019 10:11:05 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Kaper BPKP Sumbar Ikut Mengisi Acara Diseminasi Kajian Fiskal
24 Mei 2019 08:45:20 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPKP Malut Sosialisasikan Ketentuan JFA bagi APIP Se-Provinsi Maluku Utara
13 Mei 2019 15:01:21 / puslitbang2 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Menumbuhkan Budaya Berbagi Pengetahuan melalui Library Cafe
10 Mei 2019 11:36:13 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Hasil Reviu APIP, Referensi Pengambilan Kebijakan Pimpinan
08 Mei 2019 07:08:27 / dian_setyawati / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Kompetensi Public Speaking Dukung Pengawasan Preventif