Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Kenali Penggunaan Bahan Bakar Gas Secara Aman
11 April 2019 12:54:11 / adminkita / dibaca: 2052 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Jakarta (10/4) - Bertempat di Aula Gandhi BPKP Pusat, Humas Gas Group dari PT Pertamina mengadakan Sosialisasi Tabung Gas Baru. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para pegawai BPKP Pusat mengenai bagaimana keamanan, prosedur pendapatan dan penggantian tabung gas yang lama ke yang baru.

"98% ibu rumah tangga memakai gas sebagai bahan bakar untuk memasak," terang Kadiv Humas Gas Group Sony Alexander. Banyaknya jumlah pengguna gas membuat pemerintah harus meningkatkan lagi keamanannya dan membatasi penjualan tabung gas bersubsidi. Seperti yang kita ketahui, tabung gas bersubsidi dikhususkan untuk kalangan tidak mampu. Agar pembatasan penjualan tabung gas bersubsidi ini tepat sasaran, pembeli harus menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Kartu Gas Miskin (Gaskin) kepada penjual. Keamanan tabung gas pun terus ditingkatkan agar tidak terjadi lagi kecelakaan yang dikarenakan ledakan gas.

Sony mengatakan bahwa penyebab utama ledakan gas adalah kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memasang tabung gas secara baik dan benar. Masyarakat diharapkan dapat sadar pentingnya keselamatan dalam membeli, memasang, hingga mengontrol tabung gas. Dimulai dengan jeli melihat ada atau tidaknya bintik putih yang merupakan tanda adanya kebocoran, tanggal kadaluwarsa yang berada di leher tabung, lalu mengontrol keamanan tabung gas dengan mengganti kepala gas (regulator) dan selang jika terasa sudah rusak. Masyarakat juga disarankan untuk mengganti kompor setiap tiga tahun dan tidak menggunakan pemantik api yang memicu, seperti korek api.

Adapun kebiasaan buruk yang sering dilakukan masyarakat adalah tidak mencabut regulator saat tidak digunakan. Pemasangan regulator yang cukup sulit merupakan alasan di balik kondisi tersebut. Oleh karena itu, Gas Group menghadirkan inovasi berupa regulator baru yang dapat memudahkan masyarakat dalam pemasangan. Regulator baru ini hadir dalam dua jenis, yaitu pemasangan dengan cara diputar dan ditekan dengan tingkat keamanan yang sangat baik. Keamanan tabung gas pun tidak luput dari perhatian, PT Pertamina akan mengganti seluruh tabung gas yang lama dengan tabung gas baru bernama Bright Gas. Penggantian ini merupakan regenerasi tabung gas agar terjamin keamanannya. Seluruh masyarakat dapat mengganti tabung gas lamanya dengan yang baru di agen-agen terdekat. Untuk tabung gas yang telah melewati tanggal kadaluwarsa, penggantian harus dilakukan di kantor Gas Group.

Ketentuan penggantian tabung gas, di antaranya sesuai ukuran atau ke ukuran yg lebih kecil, tambahan biaya sebesar Rp87.500,00 untuk dua tabung gas 3 kg menjadi tabung Bright Gas 5,5 kg. Untuk pengisian ulang tabung Bright Gas 3 kg dikenakan biaya sebesar Rp45.000,00. Adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang bahan bakar gas dan mengedukasi masyarakat mengenai pemasangan tabung gas yang aman dan menurunkan kemungkinan terjadinya ledakan gas.

(Tim Humas Pusat BPKP)



Share      

Berita Terkait:

28 Mei 2019 10:11:05 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Kaper BPKP Sumbar Ikut Mengisi Acara Diseminasi Kajian Fiskal
24 Mei 2019 08:45:20 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPKP Malut Sosialisasikan Ketentuan JFA bagi APIP Se-Provinsi Maluku Utara
13 Mei 2019 15:01:21 / puslitbang2 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Menumbuhkan Budaya Berbagi Pengetahuan melalui Library Cafe
10 Mei 2019 11:36:13 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Hasil Reviu APIP, Referensi Pengambilan Kebijakan Pimpinan
08 Mei 2019 07:08:27 / dian_setyawati / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Kompetensi Public Speaking Dukung Pengawasan Preventif