Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Bupati Kab. Tapanuli Utara Instruksikan Peningkatan Maturitas SPIP dan Level APIP
19 Maret 2019 09:15:19 / puslitbang2 / dibaca: 2277 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

Tarutung (15/3) - Di tengah kesibukannya menjadi tuan rumah kunjungan Presiden RI, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan masih menyempatkan waktu untuk menerima kedatangan Tim Puslitbangwas BPKP yang dipimpin oleh Kepala Puslitbangwas BPKP Bonardo Hutauruk di rumah dinasnya.

 

Pada kesempatan itu, Bonardo menyampaikan tujuan kedatangan tim adalah untuk mendapatkan masukan dari jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Tapanuli Utara mengenai pelaksanaan manajemen risiko di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Hal tersebut akan menjadi input pada penelitian yang sedang dilakukan oleh Puslitbangwas BPKP.

Nikson Nababan dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap implementasi manajemen risiko di lingkungan pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Manajemen risiko diharapkan dapat meningkatkan nilai maturitas SPIP Kabupaten Tapanuli Utara yang saat ini masih berada pada level dua. Nikson juga mengharapkan adanya kesinambungan kerjasama antara BPKP dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Menanggapi hal itu, Bonardo sangat mengapresiasi harapan Nikson dan akan menyampaikannya ke Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara.

Pada kesempatan terpisah, Inspektur Kabupaten Tapanuli Utara Manoras Taraja menjelaskan bahwa saat ini instansinya dalam melaksanakan pengawasan maupun penyusunan PKPT telah memperhatikan risiko-risiko yang dihadapi dalam melakukan pengawasan, termasuk di dalamnya risiko jarak dan medan. Untuk itu, Inspektur mempunyai gagasan untuk mengasuransikan seluruh Irban dan auditor di jajarannya.

Kurangnya jumlah tenaga auditor yang kini berjumlah 6 orang juga menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Rasio antara jumlah auditor dengan jumlah OPD dan desa (241 desa) sangat rendah. Mengenai jumlah SDM serta perlunya peningkatan kompetensi auditor, Nikson memberikan instruksi kepada Inspektur untuk menambah jumlah auditor menjadi 30 orang pada tahun 2019. Selain itu, Ia juga menginstruksikan untuk meningkatkan level APIP menjadi level tiga. Pada kesempatan ini, Tim Puslitbangwas BPKP juga berdiskusi dengan camat, lurah dan beberapa kepala desa guna memeroleh masukan mengenai hambatan dan permasalahan yang dihadapi.

(Humas Puslitbangwas: bonardo/hennov/jie)



Share      

Berita Terkait:

13 Juni 2019 08:38:03 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
SIMDA Integrated sebagai Solusi Akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Lingga
20 Mei 2019 08:52:03 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Koordinasi atas Reviu Pengelolaan Anggaran dan PBJ
10 Mei 2019 11:39:44 / gorontalo / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Bimtek Implementasi Standar Satuan Harga (SSH) pada Pemda Kota Gorontalo
02 Mei 2019 11:23:38 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Kabupaten Enrekang Siap Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan Desa
15 April 2019 08:25:15 / gorontalo / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
SIMREN untuk Transparansi Perencanaan Anggaran Daerah