Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Bupati Kab. Tapanuli Utara Instruksikan Peningkatan Maturitas SPIP dan Level APIP
19 Maret 2019 09:15:19 / puslitbang2 / dibaca: 2714 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

Tarutung (15/3) - Di tengah kesibukannya menjadi tuan rumah kunjungan Presiden RI, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan masih menyempatkan waktu untuk menerima kedatangan Tim Puslitbangwas BPKP yang dipimpin oleh Kepala Puslitbangwas BPKP Bonardo Hutauruk di rumah dinasnya.

 

Pada kesempatan itu, Bonardo menyampaikan tujuan kedatangan tim adalah untuk mendapatkan masukan dari jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Tapanuli Utara mengenai pelaksanaan manajemen risiko di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Hal tersebut akan menjadi input pada penelitian yang sedang dilakukan oleh Puslitbangwas BPKP.

Nikson Nababan dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap implementasi manajemen risiko di lingkungan pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Manajemen risiko diharapkan dapat meningkatkan nilai maturitas SPIP Kabupaten Tapanuli Utara yang saat ini masih berada pada level dua. Nikson juga mengharapkan adanya kesinambungan kerjasama antara BPKP dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Menanggapi hal itu, Bonardo sangat mengapresiasi harapan Nikson dan akan menyampaikannya ke Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara.

Pada kesempatan terpisah, Inspektur Kabupaten Tapanuli Utara Manoras Taraja menjelaskan bahwa saat ini instansinya dalam melaksanakan pengawasan maupun penyusunan PKPT telah memperhatikan risiko-risiko yang dihadapi dalam melakukan pengawasan, termasuk di dalamnya risiko jarak dan medan. Untuk itu, Inspektur mempunyai gagasan untuk mengasuransikan seluruh Irban dan auditor di jajarannya.

Kurangnya jumlah tenaga auditor yang kini berjumlah 6 orang juga menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Rasio antara jumlah auditor dengan jumlah OPD dan desa (241 desa) sangat rendah. Mengenai jumlah SDM serta perlunya peningkatan kompetensi auditor, Nikson memberikan instruksi kepada Inspektur untuk menambah jumlah auditor menjadi 30 orang pada tahun 2019. Selain itu, Ia juga menginstruksikan untuk meningkatkan level APIP menjadi level tiga. Pada kesempatan ini, Tim Puslitbangwas BPKP juga berdiskusi dengan camat, lurah dan beberapa kepala desa guna memeroleh masukan mengenai hambatan dan permasalahan yang dihadapi.

(Humas Puslitbangwas: bonardo/hennov/jie)



Share      

Berita Terkait:

07 Agustus 2019 09:21:53 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Akuntabilitas Tata Kelola Keuangan dalam Aplikasi SIA BUM-Des
06 Agustus 2019 15:18:14 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
BPKP Sulsel Kawal Pengelolaan Aset Desa
31 Juli 2019 10:50:50 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Reviu Tunggakan Tunjangan Kinerja Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Sumatera Barat
25 Juli 2019 08:32:12 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
BPKP DIY Kawal Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
24 Juli 2019 09:47:49 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
BPKP Malut Dampingi Kab. Kepulauan Sula dan Kab. Pulau Taliabu