Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Bimtek Penilaian Risiko bagi OPD Pemprov. Gorontalo
15 Maret 2019 08:13:33 / gorontalo / dibaca: 1532 kali / Kat: SPIP

Gorontalo (13/3) - Bertempat di Hotel New Rahmat Kota Gorontalo, Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Risiko bagi OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Bimtek dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo Supriyadi sebagai narasumber/pemberi materi dan Koorwas Bidang APD Glenn Davies Siwu beserta tim dari Bidang APD, Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka Penguatan Penilaian Risiko Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang baik.

Pembantu Inspektur Wilayah IV Nune Lamusu menyampaikan bahwa terlaksananya bimtek ini merupakan bagian dari kerjasama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo Supriyadi mengharapkan semoga kegiatan bimtek seperti ini terus dilaksanakan oleh Pemprov. Gorontalo guna membangun performa, sehingga Provinsi Gorontalo akan lebih tertata dengan baik lagi. Materi yang disampaikan oleh Kaper BPKP Gorontalo menjelaskan lebih spesifik tentang apa itu penilaian risiko. Selama paparan berlangsung, para peserta sangat antusias dan fokus mengikuti materi. Terlihat dari beberapa peserta memberikan pertanyaan terkait paparan yang diberikan.

Pada akhir acara, Inspektur Daerah Provinsi Gorontalo Hujairin mengatakan bahwa terdapat lima unsur pengendalian intern dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, salah satunya adalah penilaian resiko. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa instansi pemerintah wajib melaksanakan penilaian resiko dan menetapkan struktur pengendalian untuk menangani risiko. Dalam unsur penilaian risiko dinilai program/kegiatan yang berdampak risiko tinggi, sedang, dan rendah untuk dilakukan mitigasi. Semakin tinggi nilai risiko sebuah program/kegiatan, maka semakin banyak rencana tindak pengendalian yang harus dilaksanakan. Sampai dengan tahun 2018, penilaian risiko telah dilaksanakan terhadap sembilan OPD.

Hujairin juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo atas bantuan pendampingan, bimbingan, dan konseling untuk membangun sebuah performa yang lebih baik. Sehingga ke depannya, penilaian risiko di Pemprov. Gorontalo akan lebih tertata dengan baik dan teratur. (HumasBPKPGorontalo)



Share      

Berita Terkait:

16 Mei 2019 08:55:27 / papuabarat1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
FGD Maturitas Penyelenggaraan SPIP Kabupaten Teluk Bintuni
24 April 2019 16:01:10 / dian_setyawati / dibaca: kali / Kat: SPIP
SPIP dan APIP Relevan Dukung One Observation Policy
23 April 2019 08:33:43 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
BISIK SPIP pada Pemerintah Kabupaten Mukomuko
15 April 2019 09:13:47 / malut1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
Komitmen BKKBN Provinsi Maluku Utara Perkuat SPIP
11 April 2019 12:41:46 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
Tiga Komponen untuk Wujudkan Good Governance dan Clean Government