Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Pelatihan Siskeudes Versi 2.0 di Kabupaten Ketapang
14 Maret 2019 08:38:53 / kalbar1 / dibaca: 265 kali / Kat: Siskeudes

Ketapang (13/3) Bertempat di Ballroom Hotel Borneo Emerald diselenggarakan Pelatihan Pengelola Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes Versi 2.0 bagi Aparatur Pemerintah Desa Kabupaten Ketapang Tahun 2019. Kegiatan terselenggara hasil kerjasama antara Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Ketapang.

Selain dihadiri oleh 253 desa di lingkungan Kabupaten Ketapang, pelatihan juga dihadiri Kepala Urusan Keuangan Desa serta beberapa Kepala Desa dan Sekretaris Desa. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Ketapang Heryandi, perwakilan dari Inspektorat Kabupaten Ketapang, perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ketapang, serta perwakilan dari kecamatan di lingkup Kabupaten Ketapang.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Raden Suhartono membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Raden Suhartono menyampaikan bahwa pengawalan yang dilakukan oleh BPKP terhadap akuntabilitas keuangan desa sudah berlangsung sejak lama. Untuk memenuhi kebutuhan stakeholders, BPKP mengembangkan sebuah aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan pengelola keuangan desa dalam tata kelola keuangan desa, yaitu Aplikasi Siskeudes. Aplikasi tersebut kini telah dikembangkan hingga Siskeudes versi 2.0 sesuai dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018.

Selain pengembangan Siskeudes, peran BPKP lainnya dalam mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan desa adalah peningkatan kompetensi SDM Pemerintah Daerah dan Desa, serta memberikan masukan kepada regulator terhadap aturan pengelolaan keuangan desa. Raden Suhartono juga menyampaikan bahwa tata kelola keuangan desa yang akuntabel mutlak diperlukan mengingat anggaran untuk desa meningkat setiap tahunnya. Untuk wilayah Kabupaten Ketapang meningkat dari sekitar Rp 68 Milyar tahun 2015 menjadi sekitar Rp 255 Milyar di tahun 2019 ini. Besarnya anggaran Dana Desa tersebut tentu menjadi risiko tersendiri jika tidak dikelola secara tertib administrasi dan akuntabel. Oleh karena itu, Raden Suhartono berpandangan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan desa yang sedang dilakukan saat ini sangat penting dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan keuangan desa agar  tertib, efisien, efektif, dan akuntabel.



Share      

Berita Terkait:

04 April 2019 08:51:35 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Pemkab Pangep Peduli Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa
28 Maret 2019 14:18:19 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Inovasi Desa Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Desa
26 Maret 2019 09:33:44 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Kelola Keuangan Desa secara Akuntabel dengan Siskeudes 2.0
26 Maret 2019 08:52:47 / kaltim1 / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Bimtek Siskeudes Versi 2.0 bagi Desa Pemkab Kutai Timur
18 Maret 2019 17:15:16 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Siskeudes
Rapat Kerja Pengelolaan Keuangan Desa