Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Masyarakat Dompu Sumringah Sambut Mila
23 Januari 2019 08:38:33 / ntb1 / dibaca: 894 kali / Kat: Kementerian/Lembaga

Dompu (17/01) - Bendungan Mila di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada hari Kamis tanggal 17 Januari 2019 resmi digunakan.

Peresmian Bendungan Mila dimulai dengan pengisian air awal (impounding) oleh Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi. Bendungan yang dikerjakan melalui KSO oleh dua BUMN, yaitu PT. Nindya Karya (Persero) Wilayah IV dan PT. Hutama Karya Wilayah IV. Pengerjaannya dilakukan sejak tahun 2015. Bendungan Mila ditargetkan mampu memasok air irigasi untuk 1.689 hektar lahan pertanian dan juga menjadi sumber air baku dengan kapasitas 100 liter/detik bagi masyarakat Kabupaten Dompu dan sekitarnya. Bendungan ini memiliki tipe ukuran zona inti tegak setinggi 36 meter dan mampu menampung air 6,73 juta m3 dengan luas genangan mencapai 99 Ha. Hari menyampaikan harapannya agar masyarakat turut menjaga bendungan ini, antara lain dengan menjaga hutan di perbukitan sebagai sumber pasokan air ke bendungan ini.

Bupati Dompu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dibangunnya Bendungan Mila ini dan berjanji akan mengoptimalkan pemanfaatkan bendungan ini untuk peningkatan produktivitas pertanian, terutama padi dan jagung, untuk turut mewujudkan swasembada pangan. Bupati juga berencana mengembangkan kawasan Bendungan Mila untuk obyek wisata selain pertanian. Masyarakat sekitar cukup banyak yang hadir pada impounding tersebut tampak sumringah menyambut Bendungan Mila yang sudah siap digunakan.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB Agus Puruhitaarga Purnomo Widodo turut hadir memenuhi undangan Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I. BPKP Perwakilan Provinsi NTB sejak awal telah turut berperan dalam mengawal akuntabilitas pembangunan Bendungan Mila ini yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di Provinsi NTB. Peran mengawal akuntabilitas tersebut dilaksanakan melalui kegiatan Reviu Tata Kelola PSN dan Reviu atas Usulan Penambahan Pagu Anggaran pada Pekerjaan Konstruksi dan Supervisi Pembangunan Bendung Pengalih Rababaka dan Saluran Interbasin Untuk Bendungan Tanju dan Bendungan Mila (Rababaka Kompleks).

Pada kesempatan tersebut cukup banyak pimpinan instansi pusat maupun daerah yang turut hadir. Hal ini dimanfaatkan oleh Kepala Perwakilan BPKP NTB untuk melakukan koordinasi informal, antara lain dengan Dirjen SDA Kementerian PUPR, Bupati Dompu, Dandim 1614 Dompu, Kapolres Dompu, dan beberapa pimpinan OPD Dompu. 

Setelah acara impounding Bendungan Mila, dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi blasting/peledakan terowongan II saluran interbasin untuk Bendungan Tanju dan Mila. Terowongan ini diperlukan untuk mendukung pasokan air ke Bendungan Tanju dan Mila. Terowongan kedua ini direncanakan memiliki panjang 1,7 km yang menembus perbukitan. Sebelumnya telah dibangun terowongan I dengan panjang 666 meter yang telah selesai dikerjakan.

 

(Humas BPKP NTB-Bagus PS)



Share      

Berita Terkait:

16 April 2019 16:27:22 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Kementerian/Lembaga
Sinergi BPK dan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan
09 April 2019 09:11:35 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Kementerian/Lembaga
Kunjungan Reses Komisi XI DPR RI di Provinsi Bali
29 Maret 2019 10:34:48 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Kementerian/Lembaga
SPBE Hasilkan Efektifitas dan Efisiensi Birokrasi serta Tingkatkan Pelayanan Publik
25 Maret 2019 09:04:02 / papuabarat1 / dibaca: kali / Kat: Kementerian/Lembaga
BPKP Pabar Raih IKPA Terbaik Ke-2 Tahun Anggaran 2018
11 Pebruari 2019 14:36:07 / ntb1 / dibaca: kali / Kat: Kementerian/Lembaga
Tinjau Posko Pencairan Dana Stimulan, BPKP NTB Kunjungi Bupati KLU