Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Kodam XVIII /Kasuari Gandeng Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat pada Acara Bimtek Manajemen Risiko
26 Oktober 2018 15:02:00 / papuabarat1 / dibaca: 629 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

Manokwari (22/10) - Bertempat di Makodam XVIII/Kasuari di Arfai, Manokwari, telah diselenggarakan Sosialisasi/Bimtek Manajemen Risiko dengan narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat.

Acara dibuka dengan sambutan KasdamXVIII/Kasuari Brigjend. TNI Dedi Sambowo yang mewakili Pangdam XVII Kasuari. Dalam sambutannya, Kasdam mengapresiasi Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat yang bersedia bekerja sama untuk meningkatkan kinerja di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari melalui Sosialisasi/Bimtek Manajemen Risiko. Beliau juga memyampaikan sampai saat ini, Kementerian Pertahanan yang di dalamnya terdapat unsur TNI AD, masih memperoleh opini WDP dari BPK RI dan ini momen yang tepat untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat Buyung Wiromo Samudro yang pada intinya menyampaikan bahwa sesuai PP Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), setiap instansi pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab menyelenggarakan atau menerapkan SPIP dalam rangka mencapai tujuan secara efektif dan efisien, menampilkan laporan keuangan yang handal, dan mengamankan aset-asetnya.

Unsur kedua SPIP, yaitu Penilaian Risiko, inilah yang menjadi substansi materi yang disampaikan di dalam sosialisasi/bimtek. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat pun menyampaikan keyakinannya bahwa jajaran Kodam XVIII Kasuari pasti sudah terbiasa menilai dan memitigasi risiko di bidang pertahanan negara. Namun, pada kali ini para fasilitator dari Perwakilan BPKP akan mengajak mereka untuk juga memperhatikan risiko di bidang “dukungan”. Sebenarnya telah disadari dijajaran TNI bahwa fungsi-fungsi dukungan pun sangat mutlak guna memastikan keberhasilan dalam tugas di bidang pertahanan.

Acara yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan KodamXVIII/Kasuari dilanjutkan dengan penjelasan Gambaran Umum SPIP oleh Hary Eka Suryanta selaku Korwas Bidwas IPP. Materi dilanjutkan dengan penjelasan Penilaian Risiko dalam konteks SPIP oleh Moch. Anwar Muchtado (Pengendali Teknis Bidwas IPP). Setelah istirahat, diselenggarakan focus group discusion (FGD) mengenai praktik bagaimana mengidentifikasi sampai dengan memetakan  risiko di lingkungan Kodam XVIII Kasuari. 



Share      

Berita Terkait:

13 Nopember 2018 09:02:53 / jateng1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Desa sebagai Ujung Tombak Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
12 Nopember 2018 15:15:02 / jateng1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Kepala Desa Harus Mampu Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
27 September 2018 13:49:52 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Cegah Korupsi dengan Kelola Risiko Korupsi Terintegrasi
27 September 2018 13:19:51 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Gandeng BPKP, Kodam XIV Hasanuddin Bangun Manajemen Risiko
27 September 2018 13:15:10 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Tingkatkan Maturitas SPIP Level 3 di Bengkulu Tengah