Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

AAI Gelar Seminar Nasional dan Pengukuhan Gelar PIA AAI
05 Oktober 2018 13:49:03 / bali1 / dibaca: 504 kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial

Denpasar (2/10) - Asosiasi Auditor Internal (AAI) menyelenggarakan Seminar Nasional dan Pengukuhan Gelar PIA di Holiday Inn Hotel Baruna, Kuta Bali. Seminar dengan tema "Membangun Lingkungan Pengendalian untuk Mendukung Akuntabilitas dan Kinerja Korporasi” dibuka oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Ari Dwikora Tono didampingi oleh Ketua Umum AAI Misbahul Munir. Seminar yang telah berlangsung dari tanggal 2 sd. 6 Oktober 2018 dihadiri oleh Ketua Dewan Penasehat AAI Sugiharto (mantan Menteri BUMN periode 2004-2007) dan M. Jasin Mashuri (mantan Wakil ketua KPK peride 2007-2011) selaku Anggota Dewan Pengawas AAI, serta seluruh pimpinan pengurus AAI dan para calon penerima gelar PIA.  Dalam seminar tersebut juga akan dikukuhkan 150 orang Candidat Profesional Internal Auditor (PIA).

Description: http://www.bpkp.go.id/public/upload/unit/bali/images/Siskeudes-Karangasem.gifKetua Umum AAI Misbahul Munir dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesungguhnya apapun yang kita bangun bila alat kendali kita lemah maka tidak akan berhasil dengan baik. Ia menegaskan bahwa kita tidak hanya memahami knowledge-nya saja tetapi bagaimana kita bertindak profesional, kita juga harus merubah attitude untuk menjadi orang-orang yang memang profesional.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Ari Dwikora Tono dalam Keynote Speech-nya dengan materi berjudul “Transformasi Menuju Agile Internal Auditor: sebuah Upaya mendorong Perubahan dari Dalam”.

Dalam sambutannya Kepala Perwakilan BPKP provinsi Bali menyatakan bahwa di era disruptive sekarang ini, semakin mengemuka sebuah diskursus pola pikir yang lebih progresif tentang perlu adanya transformasi internal audit dari internal audit “konvensional” menuju sebuah konsep yang kemudian kita kenal dengan istilah Agile Internal Auditor. Agile Internal Audit adalah sebuah pola pikir yang perlu diadopsi oleh fungsi Audit Internal untuk lebih fokus pada kebutuhan pemangku kepentingan, mempercepat siklus audit, mendorong wawasan yang tepat waktu, mengurangi aktivitas yang sia-sia, serta lebih sedikit memproduksi dokumen-dokumen yang tidak diperlukan.

Untuk menuju menjadi Agile Internal Audit, Pricewaterhouse Cooper (2017) mencatat ada tujuh kunci atau asumsi keberhasilan yang harus dipenuhi. Pertama, perlu adanya keterlibatan aktif dan lebih luas dari fungsi internal audit dalam membantu perusahaan mereka mengantisipasi serta merespons business disruption. Kedua, internal audit harus senantiasa adaptif. Ketiga, internal audit harus mampu menilai risiko tentang gangguan di masa depan. Keempat, adanya keterlibatan proaktif internal audit dalam berbagai peristiwa yang mengganggu (disruptive events) organisasi. Kelima, adanya talent management yang fleksibel. Keenam, mendesain perencanaan yang fleksibel. Ketujuh, perlu adanya kolaborasi yang bagus dengan lini pertahanan (lines of defense) lainnya.

Untuk memenuhi beberapa kunci dan prasyarat keberhasilan tersebut, fungsi auditor internal perlu membangun beberapa atribut fundamental. Pertama, Teknologi, berupa pengembangan big data, cyber security. Kedua, Efektivitas Biaya. Ketiga, Budaya Melayani. Keempat, Mengelola stakeholder. Kelima, inovasi, kreativitas yang berkualitas untuk mengantisipasi pertumbuhan zaman. Keenam, Talent Model, ke depan diperlukan adanya sebuah pengelolaan talent yang terintegrasi. Ketujuh, Business Alignment, yaitu memahami model bisnis. Terakhir atau yang kedelapan, Fokus terhadap Risiko.

Auditor internal sebagai bagian strategis organisasi harus terus meningkatkan Kapabilitas dan Profesionalitas sebagai salah satu langkah kecil transformasi menuju Agile Internal Audit. Berkenaan dengan kapabilitas auditor internal, The Institute of Internal Auditors (IIA) telah memperkenalkan sebuah road map kapabilitas internal audit khususnya untuk sektor publik yaitu Internal Audit Capability Model (IA-CM).

Berkaitan dengan pendidikan berkelanjutan, saat ini telah banyak dikembangkan berbagai pelatihan dan ujian sertifikasi profesional bagi profesi auditor internal baik yang dikeluarkan oleh lembaga internasional maupun domestik termasuk Profesional Internal Auditor (PIA) yang pada kesempatan forum ini sekaligus akan dilakukan pengukuhannya kepada para peserta yang telah lulus ujian sertifikasi PIA.

Di akhir sambutannya Kepala Perwakilan berharap semoga dengan diperolehnya gelar tersebut mampu menjadi motivasi atau pendorong dari dalam masing-masing individu menjadi insan auditor internal yang semakin berintegritas, profesional, dan berkinerja tinggi serta mampu menjadi agen-agen perubahan (agents of change) bagi berjalannya transformasi unit auditor internal yang tidak berhenti menjalankan fungsinya secara konvensional namun lebih maju kedepan, syukur bisa mendorong terwujudnya ke depannya.



Share      

Berita Terkait:

19 Oktober 2018 08:56:35 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Kunjungan Delegasi Dari World Bank Ke Kabupaten Badung
16 Oktober 2018 16:04:44 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Kaper Sulsel Hadiri Sertijab Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan
20 September 2018 07:15:28 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Gema Muharram 1440 H, Hijrah dari Kesalehan Pribadi Menuju Kesalehan Sosial
12 September 2018 09:52:26 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Menpora Imam Nahrawi Hadiri Puncak Acara Haornas ke-38 di Ternate
10 September 2018 09:22:02 / kaltim1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Menristekdikti Minta BPKP Kawal Pembangunan 4 In 1 Islamic Development Bank