Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

100% Puskesmas di Banjarbaru Terapkan PPK BLUD
12 September 2018 09:45:46 / kalsel1 / dibaca: 85 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

Banjarbaru (6/9) - Bertempat di Kantor Walikota Banjarbaru, dilaksanakan penyerahan Dokumen PPK BLUD  5 puskesmas di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Acara penyerahan Dokumen PPK BLUD pagi ini dihadiri oleh Walikota Banjarbaru, Kepala Perwakilan BPKP Kalsel yang didampingi Korwas Bidang Akuntan Negara dan tim, Sekda Kota Banjarbaru, Kepala BPKAD Kota Banjarbaru, Inspektur Kota Banjarbaru, Kepala Bappeda Kota Banjarbaru dan 5 Kepala Puskesmas yang akan diserahkan dokumen PPK BLUDnya.

Puskesmas yang telah difinalkan dokumen PPK BLUD-nya pada 2018 ini adalah Puskesmas Liang Anggang, Puskesmas Landasan Ulin, Puskesmas Guntung Manggis, Puskesmas Guntung Payung dan Puskesmas Sungai Ulin. 5 puskesmas tersebut menyusul 4 puskesmas yang telah menerapkan PPK BLUD 2017 lalu. Agus Widjaja, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru membuka acara dengan sambutan singkatnya yang menjabarkan garis besar PPK BLUD untuk Puskesmas.

Kepala BPKP Kalsel Salamat Simanullang, dalam sambutannya menyatakan bahwa Kota Banjarbaru menjadi kota pertama yang puskesmasnya 100% sudah menerapkan PPK BLUD di seluruh Kalimantan Selatan. BLUD sendiri memiliki prinsip dasar “memasukkan unsur bisnis dalam birokrasi” yang bertujuan menyederhanakan birokrasi dalam penggunaan anggaran di unit-unit pelayanan masyarakat. Konsekuensi dari penerapan BLUD ini adalah kewajiban rumah sakit atau puskesmas untuk dapat menyusun laporan keuangan korporasi, tidak sekedar laporan keuangan yang ada di Dinas Kesehatan seperti selama ini. Oleh karena itu dibutuhkan SDM khusus untuk dapat menyusun laporan keuangan ini dan Walikota telah mengantisipasi hal tersebut dengan menempatkan SDM khusus yang memiliki kompetensi dalam penyusunan laporan keuangan maupun administrasi lainnya. Hal inilah yang menjadikan penerapan BLUD di Banjarbaru lebih mudah dan cepat.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, yang memberikan apresisasinya kepada BPKP Kalsel yang telah mendampingi kelima puskesmas dalam menyusun PPK BLUD sehingga dapat diterapkan di tahun ini. Nadjmi menyatakan bahwa pemko sudah mengantisipasi akan kebutuhan SDM khusus untuk mengelola BLUD ini di luar tenaga teknis di puskesmas dengan menempatkan SDM tersebut di setiap puskesmas. Dengan diterapkannya PPK BLUD di seluruh puskesmas di Banjarbaru ini diharapkan puskesmas dapat menjadi organisasi pemerintah yang efisien dan produktif serta handal dalam pelayanan. (Humas BPKP Kalsel.Eddy S.asr)



Share      

Berita Terkait:

19 September 2018 09:29:14 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
BPKP Kawal Pengembangan Manajemen Risiko di Kodam XIV Hasanuddin
12 September 2018 08:05:57 / papuabarat1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Manokwari Fokus Tingkatkan Kompetensi Pengelola Keuangan
10 September 2018 09:09:48 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
BPKP Dorong Strategi Pencegahan Fraud di Bengkulu
13 Agustus 2018 14:37:27 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Optimisme Implementasi SIA BUMDes di Kab Agam
26 Juli 2018 09:17:57 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
APIP harus Berperan Strategis Beri Early Warning