Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Permodelan Pengawasan Terpadu sebagai Solusi Penguatan KUR
07 Agustus 2018 10:54:16 / adminkita / dibaca: 338 kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor

Bogor (6/8) - Pengembangan kualitas SDM di BPKP merupakan upaya yang terus-menerus dilakukan sesuai roadmap Human Resources Development Capital Plan (HDCP). Pendidikan formal jenjang S1, S2 hingga S3 serta berbagai program sertifikasi menjadi concern saat ini. Salah satu keberhasilan yang diraih, hari ini salah satu jajaran pimpinan BPKP yaitu Kepala Biro Perencanaan Pengawasan Slamet Hariadi berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang doktoral pada program studi Manajemen dan Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dalam sidang terbuka untuk mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pemodelan Pengawasan terpadu atas Kebijakan Penyaluran dan Penjaminan Kredit Usaha Rakyat dalam Perprektif Audit Internal“, Slamet menyatakan bahwa latar belakang penelitiannya diawali dari tingginya potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam kontribusinya bagi perekonomian di suatu negara termasuk, Indonesia. “Salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah pemberian kemudahan akses pembiayaan melalui kredit usaha rakyat (KUR) yang dalam penyalurannya sudah mencapai target. Namun, masih terdapat beberapa permasalahan yang harus dipecahkan antara lain, tingginya tingkat Non Performing Loan pada beberapa Bank Pelaksana”, ungkap Slamet.

Slamet yang memperoleh beasiswa DIPA Lemhanas Tahun 2015 untuk mendukung pendidikannya tersebut menjelaskan bahwa tujuan penelitiannya yaitu untuk membangun suatu model pengawasan terpadu antara audit internal, khususnya audit internal pada entitas pemerintah, sebagai pelaksana teknis dalam proses penyaluran dan penjaminan KUR. Ia menjelaskan bahwa fakta di lapangan menunjukkan regulasi telah cukup memadai, kapabilitas audit internal mayoritas telah mencapai level 3 IACM namun maturitas Sistem Pengendalian Intern sebagian besar masih berada di bawah level 3 serta kompetensi SDM auditor internal yang masih harus ditingkatkan.

Mengawali sidang, Penguji luar Prof Dr Ir Sukardi mempertanyakan alasan utama pemilihan topik penelitian mengenai KUR sebagai salah satu bentuk money creation. Slamet menjelaskan, “Penerima KUR umumnya mempunyai feasebility tapi belum bankable, kekurangan tersebut yang coba diatasi oleh pemerintah dengan melakukan penjaminan terhadap KUR. Ke depan KUR harus mampu menciptakan multiplier effect, sehingga jangan hanya mengejar kuantitas kredit namun juga kualitasnya sehingga mampu menciptakan impact ke masyarakat”.

Menjawab pertanyaan Penguji luar yang lain, Deputi Kepala BPKP PIP Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, Dr Nurdin Ak, MBA, CfrA, QIA yang menyoroti strategi yang diperlukan untuk mewujudkan permodelan yang dibangun, Slamet menyatakan, “Pemodelan ini sangat tergantung dari isu tematisnya, untuk beberapa kegiatan yang sifatnya sudah baku maka permodelan tersebut sudah dapat langsung diimplementasikan, demikian halnya dengan joint audit yang bersifat tematis. Namun  untuk coordinated audit maupun parallel audit masih memerlukan langkah-langkah tertentu untuk mengatasi beberapa kelemahan yang ada”. Pada akhirnya hal terpenting yang harus dibenahi adalah maturitas Sistem Pengendalian Intern, baru kemudian kapabilitas Audit Internal sehingga kerjasama audit cakupannya bisa diperluas dan dilakukan pendalaman.

Sidang yang dipimpin Prof Dr Ir Marimin yang dihadiri Deputi Kepala BPKP Bidang PIP Bidang Polhukam dan PMK Ernadhi Sudarmanto dan segenap jajaran pimpinan BPKP serta civitas pascasarjana IPB berjalan dengan lancar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam memperkuat kebijakan pengawasan KUR maupun pemberdayaan audit internal ke depan.

Tim Humas Pusat



Share      

Berita Terkait:

16 Agustus 2018 06:30:04 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
BPKP Selenggarakan Diklat Audit Investigatif
27 Juli 2018 14:20:48 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Workshop Peningkatan Kapabilitas APIP di Lingkungan APIP se-Provinsi Bengkulu
27 Juli 2018 09:36:08 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
APIP Harus Kompeten Agar Bisa Berperan Strategis
26 Juli 2018 14:36:51 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Diklat Pembentukan Auditor Ahli: Membuang Stigma Lama APIP
13 Juli 2018 09:15:23 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
APIP Riau diharapkan Mampu Melakukan Audit Kinerja dengan Obyektif