Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Presiden Joko Widodo Resmikan Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau
22 Mei 2018 10:32:56 / sumbar1 / dibaca: 203 kali / Kat: Presiden

Disambut dengan tarian khas daerah Provinsi Sumatera Barat, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara hadir di Provinsi Sumatera Barat. Kali ini dalam rangka meresmikan Kereta Api Bandar Udara Internasional Minangkabau.

Acara peresmian diselenggarakan pada hari Senin tanggal 21 Mei 2018 bertempat di Stasiun Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau. Turut serta pada peresmian tersebut para Menteri Kabinet Kerja antara lain Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Sekretaris Kabinet, Menteri Pendidikan, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Dewan Pertimbagan Presiden serta Gubernur Sumatera Barat dan para Kepala Daerah di Lingkungan Provinsi Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang berkenan hadir untuk meresmikan Stasiun Kereta Api Bandara, Pembagian sertikat tanah wakaf mesjid kepada masyarakat di Kota Padang dan dilanjutkan meresmikan Pondok Pesantren Modern Terpadu Buya Hamka. Pada akhir sambutannya Gubernur menyatakan, “Provinsi Sumatera Barat selalu siap untuk mendukung setiap program pembangunan dan nawacita yang digagas oleh Presiden Joko Widodo”.

Acara dilanjutkan dengan Laporan dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Budi menyampaikan bahwa Kereta Api Bandara di Sumatera Barat ini merupakan Kereta Api Bandara yang ke -3 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, setelah sebelumnya dilakukan peresmian Kereta Api di Jakarta dan Medan. Lebih jauh Budi Karya menjelaskan ada satu hal yang membuat Kereta Api Bandara di Padang lebih menonjol di banding dua daerah yang disebut tadi, yaitu “Pembangunan stasiun kereta ini dibiayai 100% dengan APBN dan nantinya masyarakat juga dapat menaiki kereta api ini dengan tarif yang sangat terjangkau”. “Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau – Simpang Haru tersebut akan melakukan 10 kali perjalanan dalam sehari, dimulai pukul 06.00 s.d. 18.00 WIB, dan melalui empat stasiun di Kota Padang”. Budi juga menambahkan bahwa peresmian Kereta Api Bandara ini nantinya akan menghemat waktu tempuh masyarakat untuk ke Bandara hingga 50% lebih cepat.

Sementara Presiden Joko Widodo, dalam arahannya menyebutkan “ada hal yang perlu disampaikan, pertama tujuan digalakkannya transportasi massal ke arah Bandara salah satunya untuk mengurangi jumlah pemakaian mobil pribadi. Lebih lanjut dijelaskan bahwa Kereta Api Bandara ini sudah direncanakan dan saya perintahkan dibangun sejak tiga tahun yang lalu dan akhirnya Alhamdulillah dapat diresmikan saat ini di Tahun 2018”.

“Yang kedua, agenda pembangunan di Sumatera Barat yang nantinya akan segera selesai yaitu perluasan terminal Bandara Internasional Minangkabau, yang pada 2019 diharapkan dapat menampung 5,7 juta penumpang setiap tahun dari kapasitas saat ini yang hanya 2,7 juta penumpang per tahun”. Yang ketiga, yaitu diharapkan masyarakat tidak termakan berita – berita yang tidak benar, yang akhirnya malah mengganggu proses pembangunan, yang tidak produktif. Jokowi mengingatkan kembali betapa pentingnya mengedepankan pemikiran positif, berprasangka baik, tidak menonjolkan fitnah, berita – berita yang tidak benar yang mengganggu proses pembangunan.

Peresmian ditandai dengan menekan tombol sirine secara bersamaan oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Sumatera Barat. Selanjutnya, rombongan Presiden Joko Widodo naik Kereta Api Bandara dan melanjutkan rangkaian kegiatan di tempat berikutnya. Di stasiun Simpang Haru Kota Padang, Presiden berdialog dengan para Ketua OSIS SMA di Kota Padang yang ikut hadir pada acara peresmian kali ini. Selanjutnya diteruskan ke acara berikutnya yaitu penyerahan 500 sertifikat tanah  dan peresmian Pondok Pesantren Modern Terpadu Buya Hamka.

(HUmas BPKP Sumbar)



Share      

Berita Terkait:

17 Mei 2018 14:29:50 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Jokowi Kembali Minta K/L Geser Program Rutinitas ke Program Yang Bisa Dirasakan Rakyat
16 Mei 2018 10:32:32 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Jokowi: Jangan Sampai Dana Desa Rp187 Triliun Kembali ke Jakarta
27 April 2018 16:11:27 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Minta Pengelolaan Keuangan Haji Transparan, Akuntabel, dan Ikuti Prinsip Syariah
27 April 2018 15:40:33 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
2017 Ekspor Tumbuh 16,2 Persen, Presiden: Pemerintah Akan Terus Dorong Kemudahan Berinvestasi
18 April 2018 09:00:19 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Minta Libatkan Swasta, Presiden Jokowi: Proyek Strategis Nasional Harus Tekan Ketimpangan