Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Membudayakan SPIP melalui Kearifan Lokal di Kabupaten Banjar
16 April 2018 09:58:00 / kalsel1 / dibaca: 568 kali / Kat: Sosialisasi

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menekankan pentingnya ber-SPIP di lingkungan pemerintah khususnya Kabupaten Banjar, karena SPIP merupakan alat preventif praktek korupsi. Mengingat maraknya kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap Kepala Daerah maupun Eselon II, diharapkan dengan adanya komitmen bersama dalam mengimplementasi SPIP di masing-masing SOPD, merupakan wujud keseriusan Pemda Kab. Banjar dalam mendukung kegiatan ini.

BPKP Kalsel membudayakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) melalui internalisasi SPIP bagi Kepala SOPD pada acara coffee morning di Aula Barakat Sekretariat Kab. Banjar (9/4), yang dihadiri Bupati Banjar KH. Khalilurahman, Wakil Bupati H. Saidi Mansyur, Sekda Kabupaten Banjar Ir. H. Nasrunsyah, jajaran Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan Kepala Perwakilan BPKP Kalsel Salamat Simanullang beserta tim.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Banjar Kh. Khalilurahman. Dalam sambutannya bupati sangat mendukung implementasi SPIP pada seluruh SOPD demi terwujudnya pemerintahan yang baik, bersih, transparan dan akuntabel di Pemerintah Kabupaten Banjar.

Coffee morning ini diikuti seluruh kepala SOPD jadi bisa langsung didengar dan direspon dengan baik untuk implementasi pada masing-masing SOPD-nya,” ungkap Bupati Banjar.. Bupati Banjar juga mengharapkan implementasi SPIP yang merupakan proses integral ini dapat terus dikawal oleh Inspektorat.

Dalam paparannya Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menekankan pentingnya ber-SPIP di lingkungan pemerintah khususnya Kabupaten Banjar, karena SPIP merupakan alat preventif praktek korupsi. Mengingat maraknya kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap Kepala Daerah maupun Eselon II, diharapkan dengan adanya komitmen bersama dalam mengimplementasi SPIP di masing-masing SOPD, merupakan wujud keseriusan Pemda Kab. Banjar dalam mendukung kegiatan ini.

“Tetapi sebaik apapun SPIP yang dibangun akan menjadi sia-sia dan tidak berdampak jika tidak didukung dengan komitmen dari sumber daya manusia (SDM),” tambah Salamat Simanullang.

Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan komitmen peningkatan kualitas implementasi SPIP yang diikuti oleh para Kepala SOPD yang berada di Kabupaten Banjar. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Bupati Banjar, Wakil Bupati Banjar, Sekretaris Daerah , dan Inspektur Kabupaten Banjar.

Dalam jangka pendek ini sebagai rencana aksi dari komitmen Kabupaten Banjar, akan segera dibentuk Satuan Tugas (Satgas) percepatan implementasi SPIP yang bertujuan mengawal SPIP yang diinstruksikan kepada Inspektur/

(Humas BPKP Kalsel/sks/betriez)

 



Share      

Berita Terkait:

24 September 2018 10:12:26 / puslitbang2 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
BPKP Dorong Budaya Knowledge Learning and Sharing
24 September 2018 08:43:25 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Breaking the Silos, Connecting the dots and Empowering CEFraS
29 Agustus 2018 05:10:32 / suryo / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Nurturing Agile Internal Auditors in Disruptive Times
07 Agustus 2018 07:16:49 / malut1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Dialog Interaktif BPKP & BPK di RRI Pro 2 FM Ternate
02 Agustus 2018 14:10:06 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
BPKP Terima Kunjungan dari Civitas Akademika