Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

BPKP Sulawesi Selatan Perkuat APIP Inspektorat dengan Diklat Audit Berbasis Risiko
15 Maret 2018 14:16:44 / sulsel1 / dibaca: 1417 kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor

Keterbatasan anggaran serta jumlah SDM yang belum memadai merupakan salah satu tantangan APIP di lingkungan Inspektorat, dalam melakukan kegiatan pengawasan yang terkadang mengakibatkan pengawasan terhadap unit-unit kerja pemerintah daerah menjadi tidak optimal. Menjalankan fungsi sebagai pembina APIP, Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Diklat  Audit Intern Berbasis Risiko bagi APIP di lingkungan Inspektorat yang akan berlangsung selama lima hari yang dimulai pada hari Senin(12/03) hingga hari Jumat (16/03).

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Didik Krisdiyanto, menyambut lima puluh enam peserta diklat yang tidak hanya berasal dari wilayah Provinsi Sulawesi Selatan namun ada juga yang berasal dari Aceh, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur dan beberapa provinsi tetangga di Pulau Sulawesi pada acara pembukaan diklat pada hari Senin (12/03).

Dalam pidato sambutannya Didik menyampaikan bahwa kasus-kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang marak terjadi belakangan ini memiliki kaitan dengan APIP sebagai pengawas keuangan. APIP yang sebenarnya memiliki kedudukan strategis pada saat ini belum mampu berperan optimal untuk memberikan peringatan dini (early warning) atau rekomendasi-rekomendasi yang solutif yang sifatnya membangun kepada pimpinan organisasi. Hal ini disebabkan oleh kapabilitas organisasi yang masih kurang serta terbatasnya anggaran.

Didik menambahkan selain tugas untuk meningkatkan level kapabilitas APIP, APIP juga memiliki tugas lain untuk meningkatkan level maturitas SPIP. Diharapkan jika kedua hal tersebut sudah tercapai sesuai target maka kasus penyalahgunaan wewenang dan korupsi bisa semakin berkurang. Meskipun hal tersebut sifatnya berada di luar kemampuan APIP untuk mengeliminasi seratus persen agar kejadian tersebut tidak terjadi.

Didik berharap setelah kegiatan diklat yang akan diselenggarakan ini APIP dapat memilah kegiatan-kegiatan pengawasan tahunan yang akan dilaksanakan berdasarkan tingkat risikonya dan lebih memfokuskan kegiatan auditnya pada permasalahan yang bersifat kinerja daripada yang bersifat finansial. Karena saat ini peran APIP telah berubah yang dahulu hanya sebagai watchdog menjadi advisor yang harus selalu mendampingi pimpinan organisasi dari mulai tahap perencanaan kegiatan hingga pertanggungjawaban.

Humas BPKP SulSel (Putri /Tony)

 



Share      

Berita Terkait:

12 Nopember 2018 15:46:39 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
BPKP Bengkulu dan LKPP Sosialisasikan Pedoman Pengawasan Intern atas Pengadaan Barang/Jasa
10 Nopember 2018 07:14:28 / sulut1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Diklat Audit Kinerja: Jembatan dalam Upaya Peningkatan Kapabilitas APIP
07 Nopember 2018 15:46:22 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Deputi Bidang Investigasi Harapkan Inspektorat Tingkatkan Kompetensi Investigatif
31 Oktober 2018 16:10:19 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
BPKP SulSel Fasilitasi Diklat Penilaian Angka Kredit JFA Inspektorat
26 Oktober 2018 15:42:06 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Reviu APIP Bukan Semata Pengumpulan Dokumen