Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Bukan Hanya Jadi Pasar, Presiden Minta Tingkatkan Industri Produk Halal atau Syariah
07 Pebruari 2018 08:15:32 / adminkita / dibaca: 341 kali / Kat: Presiden

Ada beberapa quick win yang akan didorong lebih lanjut dari Rapat Pleno Komite Nasional Keuangan Syariah yakni pentingnya Indonesia untuk meningkatkan industri maupun sektor riil halal atau syariah.

“Kenapa? Karena Indonesia itu adalah saat ini posisinya lebih sebagai pasar dari produk halal. Bahkan yang mungkin mengejutkan rekan-rekan media, eksportir busana muslim terbesar di dunia itu adalah Cina, Indonesia tidak masuk 5 besar,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/2). 
Saat ini, lanjut Menteri PPN, wisata Indonesia masih berada di nomor 4 sedangkan  untuk kosmetik dan lainnya juga masih ketinggalan. “Karena itu, salah satu yang diminta Bapak Presiden adalah kita segera membuat roadmap pengembangan sektor riil atau industri manufaktur halal,” tambah Bambang seraya menyampaikan akan dibahas aturan lanjutan sebagai kepastian bagi dunia usaha.

Hal kedua, menurut Bambang, terkait keuangan syariah. Ia menyampaikan perlunya bank syariah yang skala besar sehingga skala kegiatannya juga besar dan basis utama dari BUMN dengan menggandeng swasta.

“Dan kemudian yang ketiga adalah penguatan dana sosial keagamaan, baik untuk zakat, wakaf. Dimana bank wakaf mikro akan terus dikembangkan untuk bisa mengurangi kemiskinan di berbagai daerah karena ini adalah kredit skala kecil yang harapannya bisa membantu orang-orang yang berbasis pesantren nantinya,” tambah Menteri PPN seraya menyampaikan bahwa fungsi zakat untuk ikut menanggulangi masalah kemiskinan di Indonesia.

Mengenai pemotongan zakat bagi PNS, Menteri PPN menyampaikan sedang dicari bentuk yang terbaik. “Tentunya sudah ada beberapa instansi, kalau tidak salah Kementerian Agama yang sudah melakukan itu, tetapi tentunya kalau akan diberlakukan secara luas harus diperhatikan nanti aturan yang mendasarinya,” jelas Bambang.

Soal rencana merger antara Bank Syariah di Indonesia, Menteri PPN menjawab bahwa untuk yang BUMN, ada pemikiran seperti itu. “Tapi nanti bentuk mergernya seperti apa tentunya harus dicari bentuk yang paling optimal. Yang penting hasil akhirnya, kita punya bank syariah yang berskala besar,” pungkas Menteri PPN/Kepala Bappenas akhiri wawancara. (FID/JAY/EN)

Sumber: http://setkab.go.id/bukan-hanya-jadi-pasar-presiden-minta-tingkatkan-industri-produk-halal-atau-syariah/



Share      

Berita Terkait:

01 Nopember 2018 10:16:19 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden RI: Laut dan Samudra adalah Masa Depan Kita
28 September 2018 12:58:43 / kaltim1 / dibaca: kali / Kat: Presiden
Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Tol Balikpapan - Samarinda
03 September 2018 14:18:26 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Kunjungan DIY, Presiden Jokowi Tinjau Pemanfaatan Dana Desa di Sleman
28 Agustus 2018 08:43:01 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Instruksikan BNPB Usulkan Anggaran Dana Pembangunan Rumah Korban Gempa Lombok
21 Agustus 2018 08:25:36 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Perkuat Pemerataan, Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa 2019 Tembus Rp832,3 Triliun