Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

BPKP Muda: Creating Challenging Workplace and Shaping The Future
12 Januari 2018 14:36:57 / gilang / dibaca: 1794 kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor

Jakarta – Rabu Pagi, 10 Januari 2018,  untuk membantu CPNS BPKP 2017 semakin mengenal organisasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan agar dapat mengembangkan diri untuk bersama-sama mewujudkan visi, Auditor Internal Pemerintah RI Berkelas Dunia untuk Meningkatkan Akuntabilitas,  CPNS BPKP 2017 berkumpul di Auditorium Gandhi Kantor Pusat BPKP di Jl. Pramuka No. 33, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut beberapa pegawai senior BPKP berbagi pengalaman  selama bekerja dan berkarya di BPKP. 

Acara dibuka oleh Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Achdiman Kartadimadja, yang menyampaikan beberapa hal antara lain berpesan agar CPNS 2017 mengenal lebih dalam lagi tentang BPKP, demikian pula agar senantiasa berpikiran kedepan dan terbuka pada informasi serta pengetahuan baru mengingat CPNS 2017 merupakan tunas-tunas penerus BPKP.

Achdiman juga mengingatkan  terkait dengan penempatan kerja, CPNS 2017 harus bersedia untuk ditempatkan dimana saja diseluruh Kantor Perwakilan BPKP yang ada di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu untuk menggugah semangat CPNS,  Rahardian Widagdo  bertukar pengalaman dan memberikan pemaparan  mengenai How to be More Impactful in Workplace. Rahardian juga menjelaskan ekspektasi yang diharapkan dari CPNS 2017 adalah enerjik, cepat, kuat, tangguh . Demikian juga CPNS BPKP 2017 diharapkan untuk memiliki ide-ide baru, mempelajari hal-hal baru dan inovasi-inovasi baru, berani, berinovasi, kerja tim (percaya dan menghormati rekan kerja satu tim), dapat berkomunikasi, serta mampu untuk mengeksekusi ide-ide ataupun inovasi-inovasi yang dicetuskan.

Wisnu Utomo pada saat itu juga memberikan materi  mengenai Happiness at Work. Menurutnya kenapa kebahagiaan dalam bekerja itu penting adalah ketika kita bahagia saat bekerja maka dapat mengurangi stress, lebih produktif, dan lebih kreatif. Rahasia atau kunci kebahagiaan adalah low expectation, sehingga untuk mewujudkan hal tersebut Wisnu berpesan perlunya Lower your expectation and enjoy your journey.

Rahmat Karim Harahap melanjutkan dengan materi ‘How to Set Your Personal Goal, Maintain It, and Never Lose Sight of It’. Secara singkat  hal tersebut  menjadi kalimat “dream, believe and make it happen” kalimat yang dikutip dari penyanyi terkenal Indonesia, Agnes Monica. Menurutnya CPNS BPKP 2017 harus memiiki mimpi, yaitu : menjadi auditor berkelas dunia, yang mana kemampuannya dapat disejajarkan dengan auditor dari negeri eropa. Karena mereka yang memiliki mimpi adalah yang memiliki dunia. Menurutnya mimpi memang penting, namun jangan sampai impian tersebut menghambat tugas dan tanggung jawab kita.

Terakhir, Erwin Adiyatno, memberikan materi Work-Life Balance. Menurutnya Work-Life Balance  seperti sebuah segitiga, dan dalam hidup ini juga memiliki 3 sisi, yaitu pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita sebagai PNS, kehidupan pribadi kita atau me time, dan kehidupan sosial dimana didalamnya terdapat keluarga, teman-teman, ataupun masyarakat. Dari ketiganya diperlukan keseimbangan dalam hidup.

(Tim Humas BPKP Pusat) glg/Adi/Ayu/HS)



Share      

Berita Terkait:

05 Desember 2018 10:50:28 / sulsel1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Audit Berbasis Risiko untuk Dukung Capai Tujuan Organisasi
29 Nopember 2018 12:39:31 / kalteng1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Diklat Pembentukan Auditor Ahli untuk Peningkatan Pelayanan APIP
12 Nopember 2018 15:46:39 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
BPKP Bengkulu dan LKPP Sosialisasikan Pedoman Pengawasan Intern atas Pengadaan Barang/Jasa
10 Nopember 2018 07:14:28 / sulut1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Diklat Audit Kinerja: Jembatan dalam Upaya Peningkatan Kapabilitas APIP
07 Nopember 2018 15:46:22 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Deputi Bidang Investigasi Harapkan Inspektorat Tingkatkan Kompetensi Investigatif