Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

ASN Harus Posisikan Diri Sebagai Aparat yang Bermanfaat Bagi Bangsa, Negara dan Masyarakat
15 Januari 2018 07:16:32 / diy1 / dibaca: 1198 kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial

Senin (8/1) bertempat di aula, seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) Perwakilan BPKP DIY bersama-sama menandatangani pakta integritas. Dalam sambutan pengantar, Kepala Perwakilan, Slamet Tulus Wahyana  mengharapkan agar penandatanganan pakta integritas tidak sekedar menjadi kegiatan seremonial yang dilakukan setiap awal tahun, namun hendaknya integritas mendarah daging dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Seperti tahun sebelumnya, seluruh pegawai mengenakan pakaian adat jawa. Ornamen utama acara tersebut adalah hadirnya Soetopo Heroetomo, mantan Deputi Polsoskam BPKP, yang memberikan paparan menarik mengenai integitas. Heroetomo bersyukur mendapat kesempatan menyaksikan penandatanganan janji ASN berupa pakta integritas, meski pada saat masih aktif, belum pernah menandatangani pakta integritas karena dicetuskan 8 tahun setelah Beliau pensiun dengan peraturan Menpan No. 49 tahun 2011. Meski demikian pimpinan pada saat itu selalu memberikan dorongan kepada pegawai.

“Ibarat gado-gado, pegawai BPKP jangan sampai memposisikan diri sebagai kerupuk. Gado-gado tanpa kerupuk, tetap disebut gado-gado. Posisikan misalnya sebagai bumbu sambal kacang, karena jika diganti menjadi sambal terasi, maka namanya sudah bukan gado-gado lagi. Artinya dengan posisi seperti itu pimpinan mengharap pegawai sadar betul posisi kita bermanfaat bagi bangsa, negara, dan masyarakat.” ungkap Heroetomo.

Sejak pengangkatan menjadi PNS, kita sudah mengucapkan sumpah pegawai negeri, lebih dari penandatanganan pakta integritas karena berjanji kepada Tuhan.  Begitu pula saat para pejabat struktural disumpah jabatan. Semua janji itu harus diingat dan jangan sampai melupakan janji yang telah kita ucapkan diucapkan sampai nanti.

Pemerintah tidak henti-hentinya mendorong upaya mewujudkan integritas pegawai negeri sipil. Dari sisi sistem, sejak istilah waskat dicetuskan sebagai pengganti internal control system, BPKP juga melakukan sosialisasi kepada seluruh aparat pemerintah sampai ke daerah-daerah. Semuanya sebagai pendorong terwujudnya intergritas.

(Humas BPKP DIY/ros)



Share      

Berita Terkait:

19 Nopember 2018 11:38:47 / lampung1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Kaper BPKP Lampung Hadiri Deklarasi Zona Integritas Universitas Lampung
16 Nopember 2018 17:23:03 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
BPKP Pusat Sambut Mahasiswa/I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
06 Nopember 2018 09:09:56 / gilang / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Drs. Wahono Sumitro, Ak., Mantan Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Khusus, Tutup Usia
02 Nopember 2018 08:03:44 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Tetap Kuat dalam Doa Bersama Seluruh Pegawai BPKP
01 Nopember 2018 09:10:31 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Berbagi Pengetahuan dengan menjadi Duta Knowledge Management System