Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Peringkat Kemudahan Berusaha Indonesia Naik Posisi 72
03 Nopember 2017 10:05:37 / suryo / dibaca: 195 kali / Kat: Presiden

Peringkat Indonesia dalam hal kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EODB) meningkat ke posisi 72 di tahun 2017. Hal ini membuat peringkat Indonesia lebih baik dari Tiongkok yang menduduki peringkat 78, India di peringkat 100, dan Brazil di posisi 125.

“Itu akan terus kita perbaiki. akan terus kita benahi. Dulu, berapa? 120 masuk ke 106, masuk lagi ke 91, masuk lagi sekarang ke 72. Artinya, kita sudah lebih baik sekarang ini dari China, lebih baik dari India. lebih baik dari Brazil,” kata Presiden kepada jurnalis di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Rabu 1 November 2017.

Namun, Presiden juga menegaskan akan tetap berupaya mencapai target yaitu peringkat 40 di tahun 2019 nanti.

“Artinya harus ada pembenahan total, reform total, dari urusan perizinan, urusan listrik, urusan properti, urusan semuanya harus semakin baik,” ujarnya.

Dengan semakin mudahnya perizinan dalam berusaha, Presiden berharap akan membuka lapangan kerja baru sehingga berdampak pada perekonomian nasional.

Dalam laporan Bank Dunia tentang peringkat negara dengan kemudahan berusaha, New Zealand menduduki peringkat pertama dan menyusul di peringkat kedua adalah Singapura.

sumber:http://presidenri.go.id/berita-aktual/peringkat-kemudahan-berusaha-indonesia-naik-posisi-72.html

 



Share      

Berita Terkait:

23 Nopember 2017 08:39:26 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Presiden Jokowi Terbang ke Kuching, Hadiri Annual Consultation RI-Malaysia ke-12
23 Nopember 2017 08:20:32 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Bank Dunia dan Outlook Perekonomian Indonesia
21 Nopember 2017 10:42:01 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Jelaskan Pola Baru Pendistribusian Dana Desa kepada DPD
21 Nopember 2017 10:39:43 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Presiden
Pembangunan Infrastruktur Bermanfaat Menjaga Persatuan Indonesia
20 Nopember 2017 08:06:33 / tri_sutrisno / dibaca: kali / Kat: Presiden
Ingatkan Warga Tak Pinjam Uang ke Rentenir