Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

FGD PuslitbangWas BPKP : “INDEKS AP3N AKAN SEGERA DIIMPLEMENTASIKAN”
13 September 2017 08:14:50 / puslitbang2 / dibaca: 2100 kali / Kat: Sosialisasi

Indeks Akuntabilitas Pengelolaan Program Pembangunan Nasional, biasa disingkat AP3N, yang telah dikembangkan oleh Puslitbangwas BPKP, segera diimplementasikan oleh kedeputian rendal di BPKP. Indeks tersebut telah ditetapkan sebagai salah satu indikator kinerja utama lima deputi BPKP dalam Renstra periode Tahun 2015-2019, yang beberapa tahun lagi akan segera berakhir. Hal tersebut mengemuka dalam forum diskusi (FGD) rencana penerapan Indeks AP3N yang dilaksanakan oleh Puslitbangwas, Senin-Selasa (11-12/9) di Lantai 11 Kantor BPKP, Jakarta.

Indeks AP3N dirancang menjadi ukuran untuk menilai capaian kualitas akuntabilitas pengelolaan program pembangunan nasional, sekaligus menjadi ukuran kinerja pencapaian Misi I BPKP dalam Renstra Tahun 2015-2019, yaitu meningkatnya kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan dan pembangunan nasional. Saat ini pengembangan indeks tersebut telah menghasilkan 5 (lima) buku pedoman pengukuran yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran.

Hadir dalam kegiatan FGD tersebut, Direktur Investigasi Instansi Pemerintah Pusat, Arief Tri H, Direktur Pengawasan Badan Usaha Jasa Keuangan dan Manufaktur, Riyani Budiastuti, serta para eselon 3 dan staf dari direktorat pada kedeputian BPKP, Biro Renwas, serta Pusinfowas.

Kegiatan FGD dipimpin oleh Kapuslitbangwas BPKP Sumitro. Dalam sambutan pengantarnya, Sumitro menyatakan bahwa kegiatan FGD dilakukan untuk menindaklanjuti hasil rapat pimpinan tanggal 31 Agustus 2017, di mana rapim tersebut mengamanatkan untuk dilakukannya pengukuran Indeks AP3N pada beberapa program prioritas yang diampu oleh kedeputian, meliputi program ketahanan pangan dan kemaritiman (Deputi Pengawasan Perekonomian dan Kemaritiman), program prioritas pendidikan dan kemiskinan (Deputi Pengawasan Polhukam dan PMK), serta program prioritas Penguatan Pemerintahan Desa yang diampu oleh Deputi PKD. Acara FGD meliputi pembahasan atas konsepsi Indeks AP3N, metodologi, proses bisnis program prioritas, serta simulasi pengukuran.

Diskusi dalam FGD berlangsung cukup hangat. Beberapa peserta mengaku baru mendengar adanya Indeks AP3N ini. Kritikan dan masukan disampaikan oleh peserta, namun pada intinya mereka mendukung agar indeks AP3N segera diimplementasikan. Kegiatan FGD diakhiri dengan merumuskan kesepakatan tertulis dan rencana aksi untuk melakukan pengukuran Indeks AP3N pada kelima program prioritas, yang akan ditandatangani oleh Kapuslitbangwas dan Direktur yang mengampu pengawasan program prioritas tersebut serta diketahui Deputi terkait. (Humas Puslitbangwas: Pakde/Jie)



Share      

Berita Terkait:

23 Nopember 2017 18:36:26 / tri_sutrisno / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Imunitas Masyarkat Kunci Pemberatasan Narkoba
21 Nopember 2017 15:31:20 / kaltara1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Mengenal Lebih Dalam Program Taspen pada Aparatur Sipil Negara
16 Nopember 2017 13:41:46 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Semua Desa Di Provinsi Bali Sudah Terapkan Siskeudes
14 Nopember 2017 15:42:27 / suryo / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Hati-Hati Terhadap Upaya Penipuan dengan Mengatasnamakan BPKP
14 Nopember 2017 08:43:50 / kalbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Gunakan Dana Desa untuk Program yang Menggerakkan Perekonomian Pedesaan