Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Inspektorat “Mata dan Telinga” Pimpinan di Daerah
13 Juli 2017 10:33:09 / kalsel1 / dibaca: 3291 kali / Kat: Sosialisasi

Rabu (12/7), BPKP Perwakilan Provinsi Kalsel kembali menyelenggarakan Workshop Pelaksanaan Reviu Penyerapan Anggaran Belanja, Realisasi PAD, Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa, Pengadaan Barang/Jasa, dan Kepatuhan atas Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Triwulan II Tahun 2017 Se-Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Workshop ini dihadiri oleh jajaran Inspektorat se-wilayah Provinsi Kalimantan Selatan serta para pejabat struktural dan fungsional auditor di lingkungan BPKP Kalsel. Workshop diselenggarakan di Aula Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Kalsel. 

Abdullah, Inspektur Kabupaten Tanah Laut yang mewakili para Inspektur yang hadir berkesempatan memberikan sambutan pertama. Dalam sambutannya, Abdullah menyambut baik pelaksanaan worskshop ini terutama dengan penambahan topik baru seperti Kepatuhan atas Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Reviu Realisasi Pendapatan (PAD). “Disela-sela tugas Inspektorat yang banyak dan kesibukan dipertengahan tahun, auditor Inspektorat terutama di Kabupaten Tanah Laut harus tetap fokus dan berkomitmen untuk menyelesaikan input data sesuai topik workshop yang dibahas”, harap Abdullah.

Senada dengan Abdullah, Muhammad Masykur Plt Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalsel dalam sambutannya meminta seluruh Inspektorat senantiasa menjadi mata dan telinga pimpinan di daerah masing-masing. Terutama terkait pengawalan penyerapan anggaran belanja, PAD, Dana Desa, PBJ dan penggunaan produk dalam negeri di daerah. Masykur yang sekarang menjabat Kepala Biro Umum BPKP menjelaskan bahwa dalam rapat kabinet, BPKP selalu menyampaikan kondisi dan progress perkembangan penyerapan anggaran belanja, PAD, Dana Desa, PBJ dan penggunaan produk dalam negeri di daerah kepada Presiden. Oleh sebab itu sangat penting melakukan workshop ini yang nantinya juga akan dilanjutkan dengan proses input data ke dalam aplikasi online yang telah disiapkan. Pada kesempatan ini, Masykur juga mengapresiasi peran Inspektorat seluruh Pemda di Kalsel yang dapat mengawal Pemda, sehingga mampu mempertahankan opini WTP dari hasil audit atas LKPD Tahun 2016.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dan pembahasan masing-masing topik yang telah diagendakan sesuai tema workshop. Workshop juga diisi dengan simulasi langkah-langkah proses input data dalam aplikasi latihan, yang diharapkan para operator di masing-masing Inspektorat dapat melakukan input data yang sebenarnya ke dalam aplikasi final yang dijadwalkan mulai dibuka minggu depan.

Humas BPKP Kalsel (haji/dila/zeki) end



Share      

Berita Terkait:

16 Nopember 2017 13:41:46 / bali1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Semua Desa Di Provinsi Bali Sudah Terapkan Siskeudes
14 Nopember 2017 15:42:27 / suryo / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Hati-Hati Terhadap Upaya Penipuan dengan Mengatasnamakan BPKP
14 Nopember 2017 08:43:50 / kalbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Gunakan Dana Desa untuk Program yang Menggerakkan Perekonomian Pedesaan
11 Nopember 2017 17:11:25 / sumsel1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Kerja Bersama Mengawal Akuntabilitas dan Tranparansi Dana Desa
11 Nopember 2017 13:26:36 / kalbar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Terapkan Prinsip Akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan Desa


Loading the Player...
Video Lainnya