Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Saya Indonesia Saya Pancasila
06 Juni 2017 10:20:35 / suryo / dibaca: 1445 kali / Kat: Sosialisasi

Jakarta - (5/6) Merdeka!! Salam kebangsaan  dengan mengangkat lima jari tangan kanan  berdengung berkali-berkali saat pembukaan ceramah kebangsaan yang dilakukan oleh Yudi Latief pada rangkaian pekan Pancasila yang berlangsung tanggal 5 Juni 2017, di Aula Gandhi kantor pusat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jl Pramuka 33 Jakarta Timur.

Ceramah Kebangsaan dalam rangka Pekan Pancasila dihadiri oleh Kepala BPKP Ardan Adiperdana didampingi Sekteraris Utama BPKP Dadang Kurnia, Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman BPKP Nurdin, Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan Binsar H. Simanjuntak, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Gatot Darmasto. Acara diikuti para pejabat struktural, fungsional dan pegawai BPKP baik pegawai pusat maupun pegawai perwakilan provinsi DKI dan Banten.

Dalam sambutannya Kepala BPKP menyampaikan pentingnya nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kepala BPKP mengemukakan adanya perbedaan kondisi dahulu dengan saat ini. Generasi PNS 50 tahunan  merupakan generasi yang sudah hafal betul tentang Pancasila sejak kecil, apalagi dengan adanya kewajiban PNS untuk menghapal butir-butir Pancasila. Hal ini berbeda dengan kondisi sekarang, yang dirasa sudah mulai mengendor, oleh karenanya presiden telah menggariskan tentang pentingnya Pancasila. Kepala BPKP berharap melalui acara ini akan memberikan pencerahan kembali mengenai nilai-nilai Pancasila, mengingat hal ini sangat penting untuk keberlangsungan hidup bangsa ini.

Selanjutnya acara dimeriahkan pula dengan penampilan tim-tim unit BPKP yang menjadi pemenang lomba yel-yel bertemakan Pancasila yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2017 lalu. Tim yang tampil meliputi tim dari Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah sebagai juara ketiga dan dilanjutkan tim dari Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan sebagai juara kedua, dan terakhir adalah tim dari Sekretariat Utama yang menampilkan sebuah drama lagu tentang Pancasila sebagai juara pertama.

Ceramah Kebangsaan sebagai acara utama disampaikan oleh Yudi Latief. Yudi Latief pada kesempatan itu antara lain mengemukakan, bahwa kita seharusnya lebih bersyukur terlahir di negeri Indonesia yang merupakan taman sarinya dunia dengan segala keragaman menyatu di dalamnya. Indonesia merupakan the greatest mega bio universe dengan keanekaragaman terkaya di dunia. Keanekaragaman hayati berpadu dengan keanekaragaman manusia melahirkan keanekaragaman budaya yang luar biasa. Indonesia boleh dikatakan superpower budaya dunia dengan warisan khasanah budaya yang paling kaya di muka bumi.

Dijelaskan pula adanya nilai-nilai kebersamaan menautkan berbagai bentuk ajaran, kearifan, keyakinan, shares values kita di ruang publik menautkan segala ragam agama, gagasan kemanusiaan, partai dan identitas suku, mengkristal dalam lima sila Pancasila. Pancasila adalah titik temu di mana semua warna menyatu. Pancasila adalah titik pijak atau titik tolak di mana segala konstitusi atau peraturan harus berdasarkan Pancasila. Pancasila juga merupakan titik tuju atau bintang penuntun ke mana  bangsa ini harus diarahkan. Oleh karena itu betapa pentingnya Pancasila jika segala rupa warna ingin menyatu menjadi satu kekuatan.

Yudi Latif mengibaratkan jika lidi banyak tetapi berserak, tidak akan menjadi kekuatan. Lidi yang banyak berserakan hanya akan menjadi kekuatan bila ada simpul pengikat. Pengikat yang menautkan seluruh keragaman Indonesia itulah Pancasila. Pancasila adalah titik pijak, di mana kita akan  melahirkan kebijakan apapun harus berdasarkan Pancasila. Dan dia juga harus membimbing ke mana kebijakan pembangunan harus kita arahkan.

(Humas BPKP Pusat/gilang/suryo/tri/edi/endang)

 

 



Share      

Berita Terkait:

13 Juni 2017 13:07:40 / tri_sutrisno / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Strategi Komunikasi, Upaya Menjaga Reputasi
08 Juni 2017 17:32:09 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Wujudkan Perencanaan yang Lebih Baik dengan SIMDA Perencanaan
22 Mei 2017 12:58:38 / puslitbang2 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan melalui Perbaikan Penyelenggaraan SPIP
16 Mei 2017 22:13:24 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Wujudkan Kepri Bebas Hoax
08 Mei 2017 08:41:04 / jabar1 / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi
Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan BUM Desa


Loading the Player...
Video Lainnya