Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Tantangan APIP Daerah Makin Besar
20 April 2017 08:30:20 / kalsel1 / dibaca: 643 kali / Kat: Forbes APIP / AAIPI

Tanah Bumbu - (18/4)  Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Rapat Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan APIP Tingkat Kabupaten/Kota se Kalimantan SelatanKegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini digelar dari tanggal 18 sampai dengan 19 April 2017di Auditorium Bersujud KAPET Kabupaten Tanah Bumbu.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H Abdul Haris Makkie mewakili Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, berkesempatan membuka Rapat Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan APIP Tingkat Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan. Pembukaan acara pemutakhiran dihadiri oleh  walikota dan bupati se Kalsel, Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, BPK, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalsel, Inspektur Provinsi Kalimantan Selatan, Inspektur se Kalsel dan forum koordinasi. Kepala Perwakilan BPKP Kalsel didampingi oleh korwas bidang P3A dan staf.

Rapat Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan APIP Tingkat Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan sebagai sarana koordinasi seluruh APIP se-Kalimantan Selatan mengenai tindak lanjut dan rekomendasi hasil temuan dengan para pembina APIP yaitu Kementerian Dalam Negeri dan BPKP serta pihak-pihak yang berkaitan erat dengan kegiatan pengawasan seperti BPK dan APH.

Dalam sambutannya selaku ketua panitia sekaligus tuan rumah kegiatan, Inspektur Tanah Bumbu, Wim Mandau, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mengetahui sejauh mana tindak lanjut hasil pengawasan oleh APIP di tahun 2016 dan sisa tahun-tahun sebelumnya telah dilaksanakan.

Selain itu Wim Mandau juga berharap agar APIP bisa berkonsultasi mengenai kendala yang dihadapi dalam melaksanakan tindak lanjut hasil pengawasan serta seberapa jauh rekomendasi yang diberikan memberi dampak terhadap tujuan yang ingin dicapai.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalsel Muhammad Masykur menyampaikan tentang peran APIP yang begitu besar sebagai mata dan telinga para kepala daerah di wilayah Kalimantan Selatan yang berarti tantangan APIP ke depan juga semakin berat. APIP selain bertanggung jawab terhadap penggunaan dana dengan tepat dan efisien ditengah-tengah dilaksanakannya pemotongan anggaran, juga bertanggung jawab dalam memelihara kualitas tata kelola pemerintahan di wilayah kabupaten dan kota. APIP pun dihimbau untuk mulai memberikan layanan consulting bagi para SKPD.

Muhammad Masykur juga membahas kelemahan APIP dalam hal penyusunan perencanaan pengawasan yang belum didasarkan pada satu prioritas, kemudian perencanaan auditnya masih belum didasarkan pada pemetaan risiko, dan belum pernah dilakukannya telaah sejawaat sesama APIP. Untuk itulah, APIP harus dapat mengupgrade pengetahuannya atau meningkatkan kapabilitasnya sesuai arahan Presiden bahwa seluruh APIP harus berada pada level 3 di tahun 2019.

Di akhir sambutannya, Muhammad Masykur juga memberi semangat kepada seluruh APIP untuk optimis bahwa pencapaian target leveling kapabilitas APIP berada pada level 3 tidak perlu menunggu 2019 sesuai RPJMN, namun cukup sampai tahun 2018 seluruh APIP se-Kalsel mampu mencapai level 3.

(Humas BPKP Kalsel—Ris.as)



Share      

Berita Terkait:

23 Maret 2017 16:59:58 / diy1 / dibaca: kali / Kat: Forbes APIP / AAIPI
Bersama Bersemangat Bertekad Level III Kapabilitas APIP
01 Pebruari 2017 15:18:57 / sumut1 / dibaca: kali / Kat: Forbes APIP / AAIPI
Upaya Tingkatkan Profesionalitas Inspektorat
21 Desember 2016 09:32:25 / kalsel1 / dibaca: kali / Kat: Forbes APIP / AAIPI
Tingkatkan Kompetensi, Kalsel Selenggarakan PBI
01 Desember 2016 22:00:53 / harry_humas / dibaca: kali / Kat: Forbes APIP / AAIPI
Wujudkan APIP Berkelas Dunia
04 Nopember 2016 06:15:58 / kalbar1 / dibaca: kali / Kat: Forbes APIP / AAIPI
Penguatan Peran APIP dalam Pencegahan TPK