Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Monitoring Penyelesaian Pembangunan PLBN Terpadu
12 April 2017 14:04:14 / kalbar1 / dibaca: 23636 kali / Kat: Audit

Kepala Perwakilan berharap bahwa PLBN Nanga Badau dapat diselesaikan secara tepat waktu dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia serta menumbuhkan perekonomian di perbatasan.

Sabtu (8/4/2017) Setelah sebelumnya menjadi narasumber pada kegiatan di Aula Bupati Kapuas Hulu dengan tema "Penguatan Tata kelola Keuangan dan Manajemen Daerah" pada hari Jum’at (7/4/2017), Kepala Perwakilan BPKP Provisi Kalimantan Barat, Arman Sahri Harahap didampingi oleh Korwas Bidang IPP, Jonchon Samosir; Korwas Bidang APD, Suardi dan Dalnis Bidang APD, Aderial Adelis meninjau proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu. Proyek PLBN Nanga Badau merupakan proyek pekerjaan yang terdiri dari pembangunan PLBN Tahap 1 (Zona Inti), pembangunan PLBN Tahap 2 (Zona Sub Inti dan Pendukung) serta pekerjaan Pengembangan Infrastruktur Permukiman (PIP).

Pada saat tinjauan di zona inti PLBN Nanga Badau, Kepala Perwakilan dan tim meninjau ruang lokasi keberangkatan. Ruang lokasi keberangkatan ini berfungsi sebagai gerbang bagi WNI atau WNA yang hendak menyeberang ke Negara Malaysia. Di ruang lokasi keberangkatan Kepala Perwakilan mencoba mesin metal detector serta mendapat penjelasan terkait dengan alur WNI atau WNA yang hendak menyeberang ke Negara Malaysia. Kepala Perwakilan dan tim juga meninjau ruang lokasi kedatangan. Setelah meninjau zona inti PLBN Nanga Badau, Kepala Perwakilan dan tim juga meninjau pekerjaan zona sub inti dan pendukung serta pekerjaan PIP PLBN Nanga Badau. Di zona sub inti dan pendukung, Kepala Perwakilan meninjau lokasi pekerjaan pasar modern dan Wisma Indonesia. Di pekerjaan PIP, Kepala Perwakilan dan tim meninjau bangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta jalan lingkungan. Kepala Perwakilan menyampaikan beberapa kritikan dan masukan terkait dengan pekerjaan pembangunan PLBN Terpadu Nanga Badau tersebut diantaranya adalah lokasi pasar modern yang terlalu berdekatan dengan zona inti serta tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di lingkungan PLBN Nanga Badau. Kepala Perwakilan berharap bahwa pekerjaan PLBN Nanga Badau ini dapat diselesaikan secara tepat waktu dan memberikan manfaat serta kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.



Share      

Berita Terkait:

18 Mei 2017 17:04:48 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
Sinergi Kawal Keuangan Desa
05 Mei 2017 07:22:07 / gorontalo / dibaca: kali / Kat: Audit
Sinergi Bersama Universitas Negeri Gorontalo dan BPKP Gorontalo
17 April 2017 10:04:46 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Audit
BPKP Sumbar Siap Kawal Tata Kelola PDAM
12 April 2017 16:07:38 / suryo / dibaca: kali / Kat: Audit
Sinergi Pemeriksaan Eksternal dan Pengawasan Internal
10 Maret 2017 20:47:00 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Pengawasan Program Prioritas Nasional Kemenristekdikti pada Universitas Riau