Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Bangun SPIP dengan Komunikasi dan Informasi yang Baik
28 Nopember 2016 21:34:36 / Reza / dibaca: 1195 kali / Kat: SPIP

Telah dilakukan wawancara terkait penilaian maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) oleh tim penilai maturitas penyelenggaran SPIP dari Deputi Kepala Bidang Polhukam PMK BPKP bersama dengan sejumlah pejabat Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Ruang Rapat Sekretariat Kemensetneg, Jakarta, Kamis (24/11).

Hadir dalam acara tersebut Deputi Kepala Bidang Polhukam PMK BPKP Binsar H Simanjuntak, Direktur Bidang Polsoskam Lainnya Djoko Prihardono, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kemensesneg Muhammad Saptamurti, Deputi Bidang Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kemensesneg Dadan Wildan, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensesneg Cecep Sutiawan, beserta tim penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP dari BPKP, dan pejabat struktural di lingkungan Kemensetneg.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama dalam sambutan pembukaan memaparkan beberapa hal, diantaranya terkait skor hasil penilaian dan evaluasi penyelenggaraan SPIP dari BPKP yang terus meningkat, pembahasan terkait tindak lanjut temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hasil informasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) pada tahun ini yang memperoleh skor BB (74,02), hasil inisiatif antikorupsi, hasil Keterbukaan Informasi Publik, dan hasil Anugerah Media Kehumasan.

Pada kesempatan itu Setya juga sangat mengapresiasi langkah BPKP, khususnya Deputi Polhukam PMK BPKP yang senantiasa memberikan perbaikan secara berkelanjutan terkait SPIP pada Kemensetneg.

Selanjutnya Deputi Kepala Bidang Polhukam PMK BPKP Binsar H Simanjuntak memberikan pemaparan, dengan memberikan apresiasi kepada Kemensetneg yang telah memperoleh 6 kali predikat laporan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Menurut Binsar, penilaian maturitas SPIP ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi penyelenggaran SPIP pada Kemensetneg, sehingga Kemensetneg mampu menjadi contoh yang baik bagi kementerian lainnya, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Menteri Sekretariat Negara Pratikno sebelumnya.  

"SPIP ini diharapkan menjadi built-in control yang ada, tanpa bapak menteri harus mendatangi kita semua, sistem harus mampu berjalan sebagaimana mestinya. Fungsi pelayanan pada Kemensetneg luar biasa dan kedepannya bisa ditingkatkan dengan SPIP,”jelas Binsar. Binsar juga mengakui dirinya mem-follow juga twitter dari Kemensetneg, dan mengungkapkan bahwa informasinya up-to-date. “Ini merupakan contoh membangun salah satu unsur SPIP yang baik, yaitu unsur komunikasi dan informasi, ini sungguh saya apresiasi dari Kemensetneg", ujarnya.

Tim penilai maturitas penyelenggaran SPIP dari Deputi BPKP Bidang Polhukam PMK kemudian mengajukan sejumlah pertanyaan dan wawancara kepada pejabat Kemensetneg terkait dengan penilaian maturitas SPIP di Kemensetneg.

Setya menutup wawancara dengan berharap, agar Kemensetneg tidak hanya mengejar angka dari hasil evaluasi ini saja, namun perlu juga memperhatikan perbaikan pada detil-detil yang juga terkait dengan Laporan Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).

(Humas BPKP Pusat/Reza/tine/end)

 



Share      

Berita Terkait:

13 Pebruari 2017 14:29:27 / suryo / dibaca: kali / Kat: SPIP
Penilaian Tingkat Maturitas SPIP melalui Pendekatan HLPQ di BNPT
09 Pebruari 2017 12:12:30 / jabar1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dapatkan Pencerahan dari BPKP Jabar
07 Pebruari 2017 16:30:49 / malut1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
Integrasi Aplikasi Data SIMDA Keuangan Maluku Utara dengan SIMGAJI Taspen
06 Pebruari 2017 12:19:12 / suryo / dibaca: kali / Kat: SPIP
Pentingnya SPIP dalam Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
18 Januari 2017 12:10:56 / malut1 / dibaca: kali / Kat: SPIP
Penyerahan Hasil Pengawasan BPKP Maluku Utara 2016