Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Jaksa Mulai Sentuh BPPN
03 Pebruari 2006 00:00:00 / ekobayong / dibaca: 2549 kali / Kat: Audit
Untuk menyelidiki kebenaran dugaan tersebut, kemarin Kejati DKI Jakarta memeriksa mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsjad Temenggung. Dia dimintai keterangan terkait dengan penjualan Pabrik Gula Rajawali III yang dinilai tidak wajar.
Pada Oktober 2003, pabrik gula di Tolangohula, Gorontalo, tersebut dijual jauh di bawah harga pasar, yakni Rp 84 miliar. Harganya jauh dari taksiran sebesar Rp 600 miliar. Diduga kuat, ada ketidakberesan dalam harga itu yang tidak memenuhi asas kepatutan dan kewajaran.
Pemeriksaan Temenggung yang berlangsung sekitar delapan jam itu adalah pemeriksaan pertama. "Sekarang masih penyelidikan. Tapi, sangat mungkin ditingkatkan menjadi tahap penyidikan dan status tersangka. Kita tunggu saja," jelas Kajati DKI Jakarta Rusdi Taher.
Mantan Kajati Bengkulu tersebut menyatakan, pengusutan kasus itu dimulai beberapa bulan lalu. Hal itu dilakukan setelah intelijen Kejati DKI Jakarta menemukan bukti serta kesaksian dugaan penyimpangan tersebut.
Menurut dia, sebelum memeriksa Temenggung, Kejati DKI memeriksa 14 saksi. Empat di antaranya adalah mantan pejabat BPPN. Salah satunya berinisial SS. "Kami akan menangani kasus ini secara proporsional dan profesional. Jangan ada yang main-main dan coba-coba bermain dalam kasus ini," tegas Rusdi yang dulu merasakan teror pembakaran rumah dinasnya gara-gara menangani korupsi di Pemkot Bengkulu tersebut.
Asisten Intelijen Kejati DKI Faried Harianto menambahkan, penyelidikan dilakukan karena locus delicti-nya memang terjadi di Jakarta. "Memang benar asetnya ada di Gorontalo. Tapi, BPPN melakukan transaksi penjualan di Jakarta," jelasnya. (naz)
Sumber : Indpos Online / Jumat, 3 Feb 2006






Share      

Berita Terkait:

06 Juni 2018 16:55:58 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Kabupaten Mentawai Sempurnakan 100% Opini WTP di Sumatera Barat
06 Juni 2018 16:53:11 / bengkulu1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bengkulu Memperoleh Opini WTP
06 Juni 2018 09:08:12 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
BPKP Peroleh Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-Turut
31 Mei 2018 16:38:14 / riau1 / dibaca: kali / Kat: Audit
WORKSHOP SPIP DI INDRAGIRI HULU, RIAU: TONE OF THE TOP MEWARNAI LINGKUNGAN PENGENDALIAN SPIP
26 Mei 2018 13:58:43 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
Ingin Perkuat RUU PNBP, Komisi XI DPR Dengarkan Pendapat Kepala BPKP