Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu

Slogan TPA Untuk Tata Kelola Keuangan Desa yang Transparan, Profesional dan Akuntabel
08 Agustus 2018 00:08:31 / bengkulu / dibaca: 598 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

Selasa, 07 Agustus 2018 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Pembukaan Diklat Teknis Aplikasi Sistem Keuangan Desa yang bertempat di Aula Raflesia BPSDM Provinsi Bengkulu. Pelaksanaan diklat yang berlangsung selama 7 hari 70 jam pelatihan ini dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto.

 

Dalam sambutannya, Beliau mengimbau agar seluruh tahapan pengelolaan keuangan desa mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga ke pertanggungjawaban dan pelaporan dapat diwujudkan dengan prinsip slogan TPA, Transparansi, Profesionalisme, dan Akuntabilitas.

Diklat ini juga dihadiri oleh Kepala BPSDM, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, Koordinator Widyswara BPSDM Provinsi Bengkulu, Narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, Bappeda Provinsi Bengkulu, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Bengkulu, dan peserta diklat dari kecamatan yang berasal di sembilan Kabupaten di Wilayah Provinsi Bengkulu.

Kepala BPSDM sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Diklat, Fevri Herlina memaparkan bahwa secara umum, diklat ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan aparatur kecamatan dan perangkat daerah di kecamatan agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya. Sedangkan secara khusus, dikat ini mengharapkan agar peserta mampu melaksanakan pembinaan teknis dan pendampingan bagi pemerintah desa dalam melakukan penyusunan perencanaan kerja di desa.

Selanjutnya, Bram Brahmana Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu menyampaikan dalam sambutannya agar para peserta diklat yang berasal dari kecamatan mampu membimbing para perangkat desa dalam menerapkan tata kelola keuangan desa yang baik dengan menggunakan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Implementasi Aplikasi Siskeudes ini sudah berjalan di 1341 desa di Provinsi Bengkulu, namun karena adanya perbedaan kompetensi perangkat desa maka penerapan ini masih terkendala permasalahan. “Oleh karena itu, peran peserta diklat dari kecamatan dan peran Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten/Provinsi diharapkan dapat membantu penerapan tata kelola keuangan desa yang bersih dan efektif,”ujarnya. Beliau juga mengutarakan bahwa BPKP Bengkulu akan membantu dalam memfasilitasi pemeritah daerah dan kecamatan dalam implementasi Aplikasi Siskeudes ini.



Share      

Berita Terkait:

06 September 2018 10:41:51 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Sosialisasi dan Penilaian Diagnostik FCP di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu
25 Juli 2018 16:17:02 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Peran Aktif BPKP Kawal Terwujudnya BUMDes yang Akuntabel
18 Mei 2018 05:39:24 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Kabupaten Seluma Siap Mengimplementasikan SPIP Menuju Level Tiga
10 Mei 2018 06:19:15 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
Peningkatan Maturitas SPIP Dilaksanakan Secara Menyeluruh
13 April 2018 16:27:34 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek
BPKP Bengkulu Mendukung Kabupaten Lebong Menuju SPIP Level 3