Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu

Pembahasan Hasil Evaluasi Tata Kelola RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu Tahun 2016
18 September 2017 15:55:22 / bengkulu / dibaca: 232 kali / Kat: Evaluasi

Senin, 18 September 2017 bertempat di Ruang Kenanga Lantai 2 Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu, Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu mengekspose Hasil Evaluasi Tata Kelola RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu Tahun 2016. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur, Drs. Rusdi, MPd, Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu beserta staf, Inspektur Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPKAD, Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Hukum dan Kepala Biro Organisasi Setda di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu.

Pada kesempatan ini, Kepala Perwakilan Provinsi Bengkulu, Bram Brahmana menyampaikan bahwa hasil evaluasi tata kelola pada RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu mendapatkan skor 63,50 dengan kategori Cukup Baik. Dari 10 komponen/aspek yang ada, terdapat tiga aspek yang mendapatkan perhatian serius yaitu aspek akuntabilitas kinerja (skor 21,43%) disebabkan RSKJ Soeprapto belum menyusun Laporan Kinerja namun hanya menyusun LAKIP dan dalam perjanjian kinerja yang ditandatangani manajemen belum mencantumkan kesanggupan untuk meningkatkan kinerja pelayanan bagi masyarakat, aspek pengelolaan sarana dan prasarana (skor 31,25%) disebabkan RSKJ Soeprapto belum memiliki Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), aspek perencanaan (skor 58,33%) disebabkan RBA yang dibuat RSKJ Soeprapto belum ditandatangani oleh Dewan Pengawas, RSKJ Soeprapto belum menyusun RBA Usulan, dan RBA Definitif belum diserahkan kepada PPKD. Selain itu terdapat hal lain yang penting disampaikan bahwa RSKJ Soeprapto belum memiliki Dewan Pengawas. Terhadap hal itu langsung ditanggapi oleh Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, dr. Hj. Chandrainy Puri, M.Si bahwa direksi akan segera mengusulkan nama-nama Dewan Pengawas kepada Pemerintah Provinsi selaku pemilik Rumah Sakit Jiwa Soeprapto.
Lebih lanjut, Bram Brahmana menyampaikan bahwa terdapat 3 elemen penting dalam BLUD yaitu Pemilik, Dewan Pengawas, serta Direktur BLUD sebagai satuan kerja tidak dimaksudkan terutama untuk mencari keuntungan tetapi keuntungan perlu dijaga untuk peningkatan pelayanan masyarakat. Acara pembahasan hasil evaluasi tata kelola RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu diharapkan dapat mempermudah koordinasi antar para pihak sehingga masalah maupun kendala yang ada di RSKJ Soeprapto  bisa segera ditindaklanjuti. Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Drs. Rusdi, MPd beserta stakeholder lainnya seperti Inspektur, Kepala BPKP, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKD, Perwakilan dari Biro Hukum, Perwakilan BKD dan peserta lainnya menyambut baik hasil evaluasi dari Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu sebagai momentum peningkatan kualitas tata kelola RSKJ Soeprapto. Acara diakhiri pukul 11.30 WIB dengan kesepakatan menindaklanjuti hasil evaluasi tata kelola RSKJ Soeprapto  Provinsi Bengkulu.

 

 

 

 



Share      

Berita Terkait:

07 September 2017 16:53:29 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Pembahasan Hasil Evaluasi Tata Kelola RSUD dr M. Yunus Provinsi Bengkulu Tahun 2016
04 Desember 2013 17:00:51 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
BPKP Bengkulu Mediasi Pemkot Bengkulu dengan PT Trigadi Lestari
17 Nopember 2012 11:31:47 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Tim BPKP Bengkulu Paparkan Hasil Reviu Aset BPYBDS
14 September 2012 12:37:12 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Silaturahmi Direktur Deputi Pembina bersama Perwakilan BPKP Bengkulu
19 Juli 2012 08:47:36 / bengkulu / dibaca: kali / Kat: Evaluasi
Membangun Public Trusted Dengan Keteladanan