Perwakilan BPKP Provinsi Bali

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Bali

Pencanangan Penggunaan dan Pemanfaatan Energy melalui Bali Clean Energy Forum (BDEF)
12 Pebruari 2016 12:06:32 / bali / dibaca: 11362 kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial


Wakil Presiden RI, Bapak Muhammad Yusuf Kalla menekan tombol sirene sebagai tanda dimulainya Pertemuan Internasional Bali Clean Energy Forum (BCEF) 2016 di Nusa Dua Bali. Dalam sambutannya Jusuf Kalla menyampaikan bahwa energy menjadi kebutuhan pokok manusia, karena sumber energy yang selama ini dipergunakan bersumber dari fosil yang tidak tergantikan maka perlu disesuaikan dengan kemajuan pada saat ini. Perkembangan saat ini menuntut penggunaan energy yang terbarukan dan clean energy, sehingga efisensi penggunaan energy dapat tercipta serta menjadi warisan bagi generasi mendatang. Gap antara kebutuhan dengan yang dapat direalisasikan perlu dipecahkan bersama-sama dan Negara Indonesia merupakan Negara yang beruntung karena sebagai Negara tropis sehingga sumber panas matahari menjadi sumber energy yang tidak habis-habisnya. Indonesia juga diuntungkan sebagai Negara Archipelago sehingga sumber angin dan sungai yang melimpah sehingga dapat menjadi sumber hydro electric. Selain itu Negara dengan banyak gunung berapi menjadi sumber energy geothermal yang sangat luar biasa.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dalam sambutannya dengan menggunakan bahasa Inggris menyampaikan bahwa konsep kehidupan masyarakat Bali tidak terlepas dari Tri Hita Karana berasal dari kata “Tri” yang berarti tiga, “Hita” yang berarti kebahagiaan dan “Karana” yang berarti penyebab. Dengan demikian Tri Hita Karana berarti “Tiga penyebab terciptanya kebahagiaan”. Pada dasarnya hakikat ajaran tri hita karana menekankan tiga hubungan manusia dalam kehidupan di dunia ini, yang meliputi hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan alam sekitar, dan hubungan dengan ke Tuhan yang saling terkait satu sama lain. Setiap hubungan memiliki pedoman hidup menghargai sesama serta aspek sekelilingnya. Apabila keseimbangan tercapai, manusia akan hidup dengan seimbang, tenteram, dan damai. Sehingga Bali sangat cocok sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan BCEF dan menjadi Center Of Excellence, sehingga para peserta akan lagi dan lagi datang ke Bali. Bali ikut berperan dalam penghematan energy, dimana setiap perayaan NYEPI selama 24 jam no lamp, no music, no pollution sebab semua berada di rumah dan melakukan meditasi. Jusuf Kalla menambahkan bahwa penghematan energy sudah dilaksanakan lama oleh Pemerintah Indonesia dengan kebijakan menggunakan batik dalam acara resmi dan sehingga penggunaan AC minimal 25? Celcius. Pada kesempatan tersebut Wapres Jusuf Kalla megundang para investor untuk berperan serta dalam mensukseskan program “clean energy” dengan memberikan kemudahan untuk investasi dan berusaha.


Sementara Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA) Dr. Fatih Birol, menyampaikan perlu center excellence dalam rangka mengurangi polusi yang terjadi di negara ini. Selanjutnya Menteri ESDM, Sudirman Said menyampaikan bahwa Indonesia saat ini sedang memasuki era baru di bidang energy, dimana energy lama yang bersumber dari fosil (berisiko besar) harus mulai digantikan dengan energy terbarukan. Transformasi energy baru menggantikan yang alam perlu dibangun Center Of Excellence dan bertempat di Indonesia dengan Balinya. Sehingga Bali akan didorong untuk menjadii pusat penelitian, pusat pengembangan clean energy untuk menjadi Bali yang bersih dan bebas dari polusi. Diharapkan komposisi penggunaan energy menjadi 50% energi minyak bumi, 25% energy Gas, dan 25% energy terbarukan. Untuk dapat merealisasikan hal tersebut, Menteri Sudirman Said mengatakan perlu tiga komponen yaitu informasi, teknologi dan pendanaan. Dalam forum ini, yang salah satu agendanya adalah forum bissnis juga telah disepakati pendanaan dari pihak investor sebesar Rp47,2 Trilyun, dana tersebut akan dipergunakan untuk pembangkit listrik energy terbarukan antara lain solar energy, hydro power energy.


Dan untuk kesekian kalinya Pulau Bali menjadi tempat berkembangnya inovasi baru yang pada saat ini melalui Bali Clean Energy Forum (BCEF) yang menjadikan Bali sebagai center of excellence, hal ini melengkapi Bali yang sebelumnya pada masa era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bali juga menjadi center of excellence praktek demokrasi dengan Bali Democracy Forum (BDF). (ds)



Seketariat Humas Bali



Share      

Berita Terkait:

21 Mei 2018 14:02:31 / bali / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Seminar Pengelolaan Keuangan Desa dengan Siskeudes di UNUD
25 Pebruari 2016 14:27:53 / bali / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Gubernur Pastika Minta BPKP Jadi Mitra Pemprov Bali dan Kawal Keuangan Pemda
15 Desember 2015 14:38:54 / bali / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Impounding Waduk Titab Mengawali Pemanfaatan Bagi Kesejahteraan Rakyat
16 Nopember 2015 16:01:21 / bali / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Sesma BPKP: Komunikasi Perlu Dikelola
06 Nopember 2015 13:09:57 / bali / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
KPK Bersama BPKP Dorong Pencegahan Korupsi Melalui Korsupgah Korupsi


PROFILE
Kata pengantar
Visi Dan Misi
Wilayah Pengawasan
Sumber Daya Manusia
Struktur Organisasi
Tupoksi
PRODUK DAN LAYANAN
Simda
Siskeudes
Good Corporate Governance
DAFTAR INFORMASI PUBLIK
Informasi Setiap Saat
Informasi Serta Merta
Informasi Berkala
Permohonan Informasi
Profile Bali di unggah Youtube Mau lihat tinggal Klik

 

Foto Galeri
Galeri Foto

 

 
KONTAK KAMI
KANTOR PERWAKILAN BPKP
PROVINSI BALI

Jl. Kapten Tantular, Denpasar 80226
Telp. (0361) 246772
Fax. (0361) 246771

Email :bali@bpkp.go.id dan
Humas.Bali@bpkp.go.id
Saran dan Kritik
            Daftar Informasi
            Keluhan Layanan
            Permintaan Informasi

 

ke awal
Kembali ke Halaman Awal
 
 
Link Media Online di Bali Link Pemda di Bali Link Terkait